kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

97% Airnya tercemar, penduduk Palestina di Gaza teracuni secara perlahan


Rabu, 13 Oktober 2021 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Warga Palestina saat mereka bekerja di pemakaman, yang mencakup korban virus corona, di sebelah Timur Kota Gaza, 22 September 2021.


Sumber: Al Jazeera | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pernyataan tersebut didukung oleh data otoritas kota Gaza yang menyebutkan, 290 fasilitas pasokan air, termasuk satu-satunya pabrik desalinasi untuk mengurangi kadar keasinan air di Gaza utara, rusak selama konflik tersebut. Jaringan pembuangan limbah juga hancur dan menyebabkan jalanan dibanjiri oleh air kotor.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, tingkat keasinan dan nitrat air pada air tanah Gaza berada jauh dari standar kelayakan konsumsi. WHO juga mencatat, 50% anak-anak di Gaza menderita infeksi yang berhubungan dengan air.

Kepada Al Jazeera, pakar air Gaza, Ramzy Ahel, menyebutkan, situasi di Gaza saat ini setara dengan bencana. Ahel mengutip kembali pembicaraan tentang krisis air Gaza oleh PBB tahun 2012, di mana Gaza akan menjadi tempat yang tidak layak huni pada 2020.

"Sekarang, sembilan tahun kemudian, angka dan statistik menunjukkan fakta mengerikan tentang situasi air di Jalur Gaza," kata Ahel.

Pembangunan pabrik desalinasi telah terhambat selama bertahun-tahun karena blokade ketat oleh Israel. Ahel juga menuduh Israel membuang air limbah ke Gaza. Krisis llistrik yang berkelanjutan juga memperburuk keadaan.

Selanjutnya: PM Israel ingin bantuan luar negeri untuk Gaza dilakukan menggunakan sistem voucher




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×