kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ada siswa positif corona, merusak pembukaan kembali sekolah di Korea


Kamis, 21 Mei 2020 / 08:55 WIB
ILUSTRASI. Siswa sekolah menengah mengenakan masker pelindung berjalan setelah menyelesaikan kelas mereka, ketika sekolah buka kembali setelah wabah virus corona (COVID-19), di Gwangju, Korea Selatan, 20 Mei 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Di bawah aturan kesehatan yang baru, siswa dan guru harus mengenakan masker kecuali pada waktu makan dan membersihkan meja mereka, yang akan berjarak satu meter satu sama lain.

Hanya, beberapa guru tidak senang dengan pengaturan tersebut. Seorang guru mengatakan kepada Reuters dengan syarat anonim, aturan tertentu seperti menetapkan waktu bagi siswa untuk menggunakan kamar mandi, "praktis mustahil untuk diterapkan".

"Saya merasa seperti membawa bom waktu," kata guru sekolah menengah di Provinsi Gyeonggi itu.

Baca Juga: Gara-gara corona, jumlah penonton bioskop di Korea Selatan turun ke rekor terburuk

Kementerian Pendidikan Korea Selatan juga melakukan pemeriksaan, apakah guru atau siswa mengalami demam menggunakan sistem diagnostik mandiri online. Dan, siapa pun dengan suhu di atas 37,5 derajat Celcius harus tinggal di rumah.

Jika ada siswa yang dinyatakan positif terkena virus corona, maka seluruh sekolah akan beralih ke kelas online setidaknya selama dua minggu. Korea Selatan sejauh ini melaporkan 11.110 kasus virus corona, dengan 263 kematian.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×