kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45975,16   -1,28   -0.13%
  • EMAS915.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.19%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Ada skandal, Bank Dunia akan setop laporan Doing Business


Jumat, 17 September 2021 / 10:29 WIB
Ada skandal, Bank Dunia akan setop laporan Doing Business
ILUSTRASI. Laporan Doing Business yang secara rutin dibuat Grup Bank Dunia akan dihentikan. REUTERS/Johannes P. Christo

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Kabar mengejutkan datang dari Grup Bank Dunia. Pada Kamis (16/9/2021), Bank Dunia mengumumkan akan menghentikan Laporan Doing Business atau Kemudahan Berusaha. 

Mengutip tbsnews.net, aksi ini dilakukan setelah penyelidikan internal mengungkapkan ketidakberesan data yang mencederai reformasi yang mengarah pada pengurangan skor China, Arab Saudi dan Azerbaijan dalam laporan 2018 dan 2020.

"Manajemen Grup Bank Dunia telah mengambil keputusan untuk menghentikan laporan Doing Business," demikian pernyataan Bank Dunia di situs resminya, yang dikeluarkan dari Washington pada hari Kamis. 

Bank Dunia menyatakan, mereka akan melakukan pendekatan baru untuk menilai iklim bisnis dan investasi.

Baca Juga: Cegah varian Mu, Lambda, dan C.1.2 tak masuk Indonesia, apa yang harus dilakukan?

Setelah terjadi skandal penyimpangan data Doing Business 2018 dan 2020 dilaporkan secara internal pada Juni 2020, manajemen Bank Dunia menghentikan sementara Laporan Doing Business berikutnya dan memulai serangkaian tinjauan dan audit laporan dan metodologinya.

Masih mengutip tbsnews.net, selain itu, karena laporan internal mengangkat masalah etika, termasuk perilaku mantan pejabat Dewan serta staf Bank saat ini dan/atau mantan, manajemen melaporkan tuduhan tersebut kepada mekanisme akuntabilitas internal Bank yang sesuai.

Bank Dunia juga merilis temuan investigasi dalam laporan berjudul "Investigasi Penyimpangan Data dalam Doing Business 2018 dan Doing Business 2020".

Baca Juga: Masa Kampanye Kandidat Perdana Menteri Jepang Bergulir Mulai Hari Ini




TERBARU
Kontan Academy
The Hybrid Salesperson The New Way to Sell in The New Era Certified Supply Chain Manager (CSCM) Batch 2

[X]
×