kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.083   -13,00   -0,07%
  • IDX 6.091   -39,20   -0,64%
  • KOMPAS100 796   -3,58   -0,45%
  • LQ45 607   -1,51   -0,25%
  • ISSI 210   -1,41   -0,67%
  • IDX30 341   -0,73   -0,21%
  • IDXHIDIV20 422   -0,86   -0,20%
  • IDX80 91   -0,33   -0,36%
  • IDXV30 115   -0,50   -0,43%
  • IDXQ30 109   -0,23   -0,21%

Ada skandal seks dibalik pemecatan mantan CEO McDonald's


Selasa, 11 Agustus 2020 / 10:37 WIB
ILUSTRASI. Steve Easterbrook, mantan CEO McDonalds terlibat skandal seks dengan tiga stafnya.. (Photo by Yoshio Tsunoda/AFLO)


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - New York. Kasus pemecatan Steve Easterbrook, mantan CEO McDonald's berbuntut panjang. Ternyata ada skandal seks di balik pemecatan tersebut.

Kini manajemen restoran ternama makanan cepat saji tersebut tengah menuntut Steve Easterbrook. McDonald's menuding Steve Easterbrook berbohong dalam skandal seks tersebut.

McDonald's memecat Steve Easterbrook pada November 2019 akibat hubungan seks dengan seorang staf perempuan. Saat itu Steve Easterbrook mengaku hubungan seks dilakukan atas dasar suka sama suka.

Baca juga: 7 kekuatan rahasia Taiwan yang bisa jadi modal kalahkan China jika meletus perang

Namun, belakangan diketahui pernyataan Steve Easterbrook itu adalah pembohongan. Ternyata, Steve Easterbrook melakukan hubungan seks dengan tiga karyawati lainnya.

pada Senin (10/8/2020) mengumumkan, mereka menuntut mantan CEO Steve Easterbrook atas skandal seks yang menimpanya. Easterbrook dituduh berbohong tentang dugaan hubungan seksual dengan karyawatinya.

Sekelompok serikat pekerja internasional mengajukan pengaduan terhadap McDonald's, atas pelecehan seksual sistematis di jaringan restoran cepat saji itu di seluruh dunia. Para pekerja di International Union of Food berkata, keluhan itu diajukan ke Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) di Belanda, dan yang pertama dari jenisnya yang sasarannya perusahaan internasional.

Baca juga: Ini cara Hamas tunjukkan perlawanan terhadap militer Israel di Jalur Gaza

Dokumen tersebut mengutip kesaksian saksi dari "upaya pemerkosaan, sentuhan tidak sopan, meraba-raba, dan tawaran seksual." McDonald's saat itu mengatakan akan meninjau keluhan tersebut, dan menekankan bahwa mereka "perusahaan yang mengutamakan kemanusiaan".




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×