kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS702.000 -0,57%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Ajinomoto dan Pepsi berebut Promasidor


Kamis, 03 November 2016 / 12:15 WIB

Ajinomoto dan Pepsi berebut Promasidor

NEW YORK. Dua perusahaan multinasional yakni Ajinomoto Corp dan PepsiCo bersaing membeli saham perusahaan minuman dan dairy asal Afrika Selatan, Promasidor. Akuisisi Promasidor membuka jalan bagi dua perusahaan itu untuk memperluas jaringan distribusi di seluruh dunia.

Sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan, nilai penjualan Promasidor diperkirakan mencapai US$ 1 miliar.

Persaingan mendapatkan Promasidor menandakan perusahaan multinasional sedang berusaha untuk mencari pasar baru. Khususnya untuk pasar Afrika yang pertumbuhan kelas menengahnya cukup pesat.

Ketimbang PepsiCo, peluang Ajinomoto mendapatkan Promasidor lebih besar. Sumber Reuters membisikkan, perusahaan asal Jepang tersebut berpeluang meraih kesepakatan dengan Promasidor. Kesepakatan pembelian Promasidor akan diumumkan sesegera mungkin pada pekan ini.

Ajinomoto merupakan perusahaan makanan dan kimia asal Jepang yang memproduksi bumbu dan makanan beku memang berambisi memperluas pasar internasional. Maklum, ekonomi dalam negeri Jepang tengah lesu dan makin banyaknya populasi penduduk yang menua.

Ajinomoto dan PepsiCo enggan berkomentar soal rencana pembelian Promasidor tersebut. Manajemen Ajinomoto kepada Reuters di tahun lalu mengatakan, pada tahun ini Ajinomoto menyiapkan dana hingga US$ 1,7 miliar untuk ekspansi. Ajinomoto berambisi masuk daftar 10 besar perusahaan makanan top dunia.

Pemilik Promasidor mencari investor yang dapat memperkuat penjualan produknya lewat jaringan distribusi di lebih dari 30 negara Afrika. Siapapun pembeli Promasidor dipastikan akan menguasai produk susu merek Cowbell, dan produk sereal bayi Yumvita.

Promasidor, perusahaan yang berbasis di Afrika Selatan ini memiliki laba sebelum pajak sekitar US$ 100 juta.

Incar Afrika

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan multinasional memang gencar berinvestasi di Afrika. Belum lama ini Coca Cola berinvestasi pada perusahaan minuman Chi Ltd.

Lalu, perusahaan makanan asal Amerika Serikat  Kellogg Company membeli saham perusahaan makanan Nigeria yakni Multipro pada tahun lalu. Danone juga telah melakukan beberapa akuisisi perusahaan di Afrika dalam tiga tahun terakhir.

Sebagai informasi,  Promasidor didirikan pada tahun 1979 oleh Robert Rose. Rose yang meninggalkan Inggris pada tahun 1957 memulai berjualan susu bubuk dalam bentuk saset di Kongo. Lambat laun, perusahaan berkembang dan mulai menjual beberapa merek. Tidak hanya di Kongo, merek Promasidor kemudian makin menguat di Afrika Barat, Afrika Timur dan Afrika Selatan.

Menurut sumber Reuters, dalam penjualan saham ini, Promasidor dibantu Nomura sebagai penasihat keuangan.


Sumber : Reuters
Editor: Dupla Kartini
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0633 || diagnostic_web = 0.3074

Close [X]
×