kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Akhirnya! China mau berunding soal kode etik Laut China Selatan dengan ASEAN


Kamis, 09 Juli 2020 / 07:00 WIB
ILUSTRASI. Kapal penjaga pantai atau daerah perbatasan laut Filipina di Laut China Selatan.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Namun, analis meyakini, pembicaraan mengenai kode etik ini diperkirakan akan sulit, dan kemungkinan akan mengarah pada kesepakatan tanpa ruang lingkup geografis yang jelas dan tidak memiliki mekanisme penegakan hukum.

Baca Juga: Laut China Selatan: AS tambah daya tembak pembom B-52, China punya rudal pembunuh

"Ini sudah tahun 2020 dan mereka masih belum benar-benar memahami (kode)," kata Jay Batongbacal, profesor urusan maritim internasional di Universitas Filipina. "Kita bisa berakhir dengan dokumen lain yang sangat umum."

Baca Juga: Inilah negara-negara yang muak dan siap perang dengan China

Namun, Batongbacal mengatakan kedua belah pihak pada akhirnya mendapatkan tekanan besar untuk membuat semacam kode etik. "Mereka tidak punya pilihan selain terus berusaha untuk menegosiasikan hal ini, itu adalah satu-satunya hal yang terjadi antara ASEAN dan China. Bagi pihak mana pun yang berupaya membatalkannya, hal ini sepenuhnya akan dilihat sebagai kegagalan," kata Batongbacal seperti dikutip dari VOA.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×