kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Akuisisi AI Meta Senilai US$2 Miliar Masuk Radar Otoritas China


Rabu, 07 Januari 2026 / 09:25 WIB
Akuisisi AI Meta Senilai US$2 Miliar Masuk Radar Otoritas China
ILUSTRASI. Meta, nama baru dari perusahaan Facebook (Facebook/Dok.)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Otoritas China tengah meninjau akuisisi startup kecerdasan buatan (AI) Manus oleh Meta Platforms senilai sekitar US$2 miliar, menyusul kekhawatiran potensi pelanggaran aturan pengendalian teknologi.

Informasi tersebut dilaporkan Financial Times pada Selasa (6/1/2026), mengutip dua sumber yang mengetahui proses tersebut.

Baca Juga: Minyak Dunia Anjlok, Bursa Asia Melemah di Tengah Meningkatnya Ketegangan Global

Dalam laporannya, disebutkan bahwa pejabat Kementerian Perdagangan China sedang menilai apakah relokasi staf dan teknologi Manus ke Singapura, yang kemudian diikuti dengan penjualan perusahaan tersebut kepada Meta, memerlukan izin ekspor teknologi sesuai dengan regulasi China.

Hingga kini, Reuters belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Meta maupun Manus juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Meski masih berada pada tahap awal dan belum tentu berujung pada penyelidikan resmi, proses peninjauan ini dinilai dapat memberi Beijing ruang untuk memengaruhi transaksi tersebut.

Dalam skenario ekstrem, otoritas China bahkan berpotensi meminta kedua pihak untuk membatalkan kesepakatan.

Baca Juga: Dolar Australia Tembus Level Tertinggi 15 Bulan, Data Inflasi Masih Campuran

Meta mengakuisisi Manus pada bulan lalu. Sumber yang mengetahui transaksi tersebut sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa kesepakatan itu menilai perusahaan berbasis di Singapura tersebut di kisaran US$2 miliar hingga US$3 miliar.

Manus sempat menjadi sorotan global awal tahun ini setelah viral di platform X.

Startup tersebut merilis apa yang mereka klaim sebagai agen AI umum (general AI agent) pertama di dunia, yang mampu mengambil keputusan dan mengeksekusi tugas secara mandiri dengan kebutuhan perintah yang jauh lebih minim dibandingkan chatbot AI seperti ChatGPT maupun DeepSeek.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×