kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,71   -11,32   -1.32%
  • EMAS943.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Allianz akan memperoleh kepemilikan penuh atas usaha asuransi jiwa China


Minggu, 07 Februari 2021 / 17:31 WIB
Allianz akan memperoleh kepemilikan penuh atas usaha asuransi jiwa China
ILUSTRASI. Logo Allianz

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Allianz akan memperoleh kepemilikan penuh atas bisnis asuransi jiwa dari China setelah setuju untuk membeli 49% saham yang belum dimilikinya dalam usaha patungan China.

Dilansir dari Reuters, Minggu (7/2),  asuransi raksasa Jerman itu mengatakan, Allianz, melalui perusahaan induk di China, akan mengakuisisi saham minoritas di Allianz Life Insurance Co China dari mitra usaha patungan Tiongkok, Citic Trust, dalam sebuah langkah untuk menunjukkan kepercayaan yang kuat dan komitmen jangka panjang Allianz Group pada pasar China.

Pembelian saham tersebut dilakukan sebulan setelah China dan Uni Eropa mencapai Perjanjian Investasi China-UE untuk mempromosikan kerja sama mereka.

“Allianz telah mengejar 100% kepemilikan entitas jiwa kami sejak langkah-langkah pembukaan diumumkan oleh pemerintah pada 2019,” ujar Sergio Balbinot, ketua Allianz (China) Insurance Holding Co, dalam pernyataan perusahaan.

Baca Juga: Allianz Life tingkatkan edukasi guna membendung klaim surrender

Allianz akan memanfaatkan pengalaman manajemen globalnya, teknologi digital yang canggih, dan nilai mereknya untuk menyediakan asuransi jiwa yang profesional dan komprehensif agar semakin banyak pelanggan di China.

Allianz menyebut, transaksi tersebut tetap tunduk pada persetujuan regulator. Jumlah kesepakatan tidak diungkapkan dalam pernyataan itu. Citic Trust perusahaan manajemen investasi Cina juga tidak segera menanggapi komentar tersebut.

Pada bulan Januari, Allianz memperoleh persetujuan peraturan untuk mendirikan perusahaan manajemen aset asuransi milik asing pertama di Beijing China. Saat ini perusahaan asuransi tersebut meningkatkan ekspansi pada bidang ekonomi terbesar kedua di dunia.




TERBARU

[X]
×