kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Amazon dukung staf yang terdampak perintah Trump


Senin, 30 Januari 2017 / 12:07 WIB
Amazon dukung staf yang terdampak perintah Trump


Sumber: CNBC | Editor: Rizki Caturini

WASHINGTON. Amazon.com berkomitmen untuk mendukung para pekerja dan keluarganya yang terkena dampak dari perintah Presiden Donald Trump untuk memperketat aturan imigran dari sejumlah negara muslim.

Para pekerja di Amazon yang merupakan warga negara yang masuk di tujuh negara yang disebut Trump yakni dari Iran, Irak, Libia, Somalia, Sudan, Siria dan Yemen akan tetap bekerja seperti sediakala di dalam negara AS maupun di luar negeri. 

Lewat surel internal Amazon, Beth Galetti, Vice President HRD Amazon mengatakan, dari awal Amazon berkomitmen untuk mengusung kesamaan hak, toleransi dan menerima keberagaman. "Kami juga akan memberi dukungan pendampingan hukum dan akan terus memonitor perkembangan ini," katanya.

Sejumlah eksekutif perusahaan teknologi telah ikut bersuara menentang perintah Trump tersebut, dari Microsoft sampai Y Combinator. Bahkan seorang hakim federal memberikan izin tinggal darurat pada Sabtu lalu bagi orang-orang yang memiliki visa resmi untuk masuk AS dan tinggal di wilayah mereka. 




TERBARU

[X]
×