kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Amazon dukung staf yang terdampak perintah Trump


Senin, 30 Januari 2017 / 12:07 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Rizki Caturini

WASHINGTON. Amazon.com berkomitmen untuk mendukung para pekerja dan keluarganya yang terkena dampak dari perintah Presiden Donald Trump untuk memperketat aturan imigran dari sejumlah negara muslim.

Para pekerja di Amazon yang merupakan warga negara yang masuk di tujuh negara yang disebut Trump yakni dari Iran, Irak, Libia, Somalia, Sudan, Siria dan Yemen akan tetap bekerja seperti sediakala di dalam negara AS maupun di luar negeri. 

Lewat surel internal Amazon, Beth Galetti, Vice President HRD Amazon mengatakan, dari awal Amazon berkomitmen untuk mengusung kesamaan hak, toleransi dan menerima keberagaman. "Kami juga akan memberi dukungan pendampingan hukum dan akan terus memonitor perkembangan ini," katanya.

Sejumlah eksekutif perusahaan teknologi telah ikut bersuara menentang perintah Trump tersebut, dari Microsoft sampai Y Combinator. Bahkan seorang hakim federal memberikan izin tinggal darurat pada Sabtu lalu bagi orang-orang yang memiliki visa resmi untuk masuk AS dan tinggal di wilayah mereka. 




TERBARU

[X]
×