kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45823,04   -9,71   -1.17%
  • EMAS948.000 -0,52%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Amazon menjadi saham yang paling diburu di Wall Street, ini alasannya


Selasa, 12 November 2019 / 13:14 WIB
Amazon menjadi saham yang paling diburu di Wall Street, ini alasannya
ILUSTRASI. CEO dan Pendiri Amazon Jeff Bezos

Sumber: CNBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi sepanjang massa minggu ini di Wall Street. Bila investor penasaran saham apa yang paling banyak diburu di bursa saham Amerika Serikat (AS) saat ini, berikut adalah saham-saham favorit berdasarkan konsensus sejumlah analis.

Mengutip CNBC, Selasa (12/11), raksasa e-commerce Amazon merupakan saham yang paling diburu di Wall Street berdasarkan presentasi tertinggi peringkat pembelian. Dari 48 analis yang dimintai pendapatnya, hanya satu yang tidak merekomendasikan perusahaan yang dipimpin Jeff Bezos tersebut.

Baca Juga: Jeff Bezos akan membayar pajak Rp 91 triliun per tahun bila Warren jadi Presiden AS

Mungkin tidak mengejutkan bahwa Amazon, perusahaan paling bernilai keempat di dunia, adalah saham yang paling direkomendasikan di Wall Street. Lebih dari 50% rumah tangga di Amerika Serikat (AS) memiliki keanggotaan Amazon Prime, menurut UBS. 

Adopsi pengiriman 1-Hari dan keanggotaan utama internasional telah membantu meningkatkan stok yang sudah naik lebih dari 1.300% dalam dekade terakhir.

Pengiriman 1-Hari Amazon "meningkatkan standar dalam e-commerce lagi & mempercepat garis atas," kata analis J.P Morgan, Doug Anmuth dalam sebuah catatan kepada klien.

Baca Juga: Bill Gates sempat rebut gelar orang terkaya dunia dari Bos Amazon Jeff Bezos

Amazon memainkan peran besar dalam keberhasilan banyak perusahaan kecil lainnya juga. Perusahaan kosmetik Coty melonjak 14% pada hari Rabu setelah melaporkan pendapatan yang kuat, mengutip pertumbuhan kuat mereknya di Amazon.

Daya beli Konsumen kerek prosesor pembayaran

Saham Wall Street - adored Visa dan Mastercard masing-masing adalah pemroses pembayaran pertama dan kedua terbesar di dunia. Visa, yang memiliki nilai pasar sekitar US$ 386 miliar, dan MasterCard, yang memiliki nilai pasar sekitar US$ 279 miliar, keduanya mengakhiri delapan tahun terakhir di wilayah positif dengan kenaikan saham dobel digit.

Kenaikan ini terjadi di tengah munculnya perusahaan baru yang bermain di wilayah yang sama di prosesor pembayaran seperti PayPal, Apple Pay, Chime dan Cash App.

Baca Juga: Mengapa Elon Musk mengatakan liburan akan membunuhmu?




TERBARU
Kontan Academy
MiniMBA on Problem Solving using world class consultants approach Sukses Memimpin: Kunci Kepemimpinan Asertif Batch 2

[X]
×