kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Amerika Serikat Bakal Larang Penggunaan Software China


Senin, 05 Agustus 2024 / 22:53 WIB
ILUSTRASI. ROBO-01, a 'robot' concept car by Baidu's electric vehicle (EV) arm Jidu Auto, is displayed during a media preview before its debut in Beijing, China June 8, 2022. REUTERS/Tingshu Wang


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Perdagangan AS mengusulkan pelarangan penggunaan perangkat lunak alias software China terhubung pada kendaraan otonom. Larangan ini akan berlaku pada perangkat lunak dengan otomatisasi level 3 ke atas. 

Sumber Reuters menyebut, larangan ini akan berlaku dalam beberapa minggu ke depan. Ini artinya pengujian kendaraan otonom yang diproduksi perusahaan China di jalan AS akan terdampak. 

Baca Juga: Wall Street Anjlok pada Senin (5/8), Kekhawatiran Resesi Semakin Mencekam

Efek dari proposal tersebut, produsen mobil dan pemasok perlu memverifikasi bahwa pihaknya tidak memiliki perangkat lunak kendaraan terhubung atau kendaraan otonom canggih yang dikembangkan di entitas asing, seperti China. 

Jurubicara Departemen Perdagangan mengatakan, ada kekhawatiran risiko keamanan nasional terkait teknologi yang terhubung dalam kendaraan. Biro Industri dan Keamanan AS mengatakan, aturan yang diusulkan akan fokus pada sistem tertentu, yang menjadi bagian penting dalam kendaraan.




TERBARU

[X]
×