kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Amerika Serikat Bakal Larang Penggunaan Software China


Senin, 05 Agustus 2024 / 22:53 WIB
ILUSTRASI. ROBO-01, a 'robot' concept car by Baidu's electric vehicle (EV) arm Jidu Auto, is displayed during a media preview before its debut in Beijing, China June 8, 2022. REUTERS/Tingshu Wang


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Perdagangan AS mengusulkan pelarangan penggunaan perangkat lunak alias software China terhubung pada kendaraan otonom. Larangan ini akan berlaku pada perangkat lunak dengan otomatisasi level 3 ke atas. 

Sumber Reuters menyebut, larangan ini akan berlaku dalam beberapa minggu ke depan. Ini artinya pengujian kendaraan otonom yang diproduksi perusahaan China di jalan AS akan terdampak. 

Baca Juga: Wall Street Anjlok pada Senin (5/8), Kekhawatiran Resesi Semakin Mencekam

Efek dari proposal tersebut, produsen mobil dan pemasok perlu memverifikasi bahwa pihaknya tidak memiliki perangkat lunak kendaraan terhubung atau kendaraan otonom canggih yang dikembangkan di entitas asing, seperti China. 

Jurubicara Departemen Perdagangan mengatakan, ada kekhawatiran risiko keamanan nasional terkait teknologi yang terhubung dalam kendaraan. Biro Industri dan Keamanan AS mengatakan, aturan yang diusulkan akan fokus pada sistem tertentu, yang menjadi bagian penting dalam kendaraan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×