kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.559   29,00   0,17%
  • IDX 6.745   -114,37   -1,67%
  • KOMPAS100 897   -18,92   -2,07%
  • LQ45 660   -9,54   -1,42%
  • ISSI 244   -4,06   -1,64%
  • IDX30 373   -4,01   -1,06%
  • IDXHIDIV20 456   -5,71   -1,24%
  • IDX80 102   -1,70   -1,63%
  • IDXV30 130   -1,57   -1,20%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Amerika Serikat Bakal Larang Penggunaan Software China


Senin, 05 Agustus 2024 / 22:53 WIB
ILUSTRASI. ROBO-01, a 'robot' concept car by Baidu's electric vehicle (EV) arm Jidu Auto, is displayed during a media preview before its debut in Beijing, China June 8, 2022. REUTERS/Tingshu Wang


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Perdagangan AS mengusulkan pelarangan penggunaan perangkat lunak alias software China terhubung pada kendaraan otonom. Larangan ini akan berlaku pada perangkat lunak dengan otomatisasi level 3 ke atas. 

Sumber Reuters menyebut, larangan ini akan berlaku dalam beberapa minggu ke depan. Ini artinya pengujian kendaraan otonom yang diproduksi perusahaan China di jalan AS akan terdampak. 

Baca Juga: Wall Street Anjlok pada Senin (5/8), Kekhawatiran Resesi Semakin Mencekam

Efek dari proposal tersebut, produsen mobil dan pemasok perlu memverifikasi bahwa pihaknya tidak memiliki perangkat lunak kendaraan terhubung atau kendaraan otonom canggih yang dikembangkan di entitas asing, seperti China. 

Jurubicara Departemen Perdagangan mengatakan, ada kekhawatiran risiko keamanan nasional terkait teknologi yang terhubung dalam kendaraan. Biro Industri dan Keamanan AS mengatakan, aturan yang diusulkan akan fokus pada sistem tertentu, yang menjadi bagian penting dalam kendaraan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×