CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.554   25,00   0,14%
  • IDX 6.653   -25,68   -0,38%
  • KOMPAS100 875   -1,45   -0,17%
  • LQ45 661   -2,93   -0,44%
  • ISSI 233   -0,66   -0,28%
  • IDX30 367   -2,10   -0,57%
  • IDXHIDIV20 456   -1,34   -0,29%
  • IDX80 100   -0,12   -0,13%
  • IDXV30 128   0,38   0,30%
  • IDXQ30 117   -0,70   -0,59%

Amerika Serikat mulai distribusikan remdesivir untuk mengobati pasien corona


Minggu, 10 Mei 2020 / 12:25 WIB


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Otorisasi regulator didorong oleh hasil awal studi oleh National Institutes of Health (NIH), yang menunjukkan bahwa obat tersebut mempersingkat waktu pemulihan pada 1.063 pasien dengan 31%, atau rata-rata sekitar empat hari, untuk dirawat di rumah sakit Covid-19. 

Dr George Diaz, seorang spesialis penyakit menular yang merawat pasien Covid-19 pertama di AS, mengatakan bahwa penelitian remdesivir yang sedang berlangsung di kelompok rumah sakitnya menunjukkan hasil awal yang sangat menjanjikan. 

Baca Juga: Obama sebut respons Trump pada virus corona benar-benar berantakan

Providence Health & Services, yang memiliki jaringan 51 rumah sakit di pantai barat AS, telah melakukan tinjauan retrospektif terhadap penggunaan obat-obatan rumah sakit dalam uji klinis.

Namun, para ahli perawatan kesehatan telah memperingatkan bahwa remdesivir tidak boleh dihitung untuk mengakhiri pandemi karena keterbatasan dalam cara pemberiannya dan pemahaman yang tidak lengkap tentang kemungkinan efek sampingnya. 

Banyak yang mengatakan peraturan jarak sosial yang diberlakukan oleh otoritas kesehatan di seluruh dunia perlu tetap dilakukan sampai vaksin Covid-19 ditemukan.

Baca Juga: Gara-gara lockdown, Elon Musk ancam pindahkan pabrik Tesla




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×