kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Angkatan Udara AS berhasil gunakan kecerdasan buatan sebagai co-pilot jet tempur


Kamis, 17 Desember 2020 / 08:08 WIB
ILUSTRASI. Pesawat pengintai U-2 Dragon Lady berhasil diterbangkan dengan sistem kecerdasan buatan (AI) sebagai co-pilot.


Sumber: Sputnik News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kepala Staf Angkatan Udara AS Jenderal Charles Q. Brown Jr., turut menyampaikan harapan besarnya akan pemanfaatan teknologi AI dalam pertempuran di masa depan. Menurutnya AI akan memainkan peran penting karena pihak yang menguasai aspek digital akan mampu menguasai perang.

"AI akan memainkan peran penting dalam mencapai keunggulan itu, saya sangat bangga dengan pencapaian tim. Kami harus mempercepat perubahan ini, dan ini akan terjadi jika para penerbang mampu melampaui batas kemampuan mereka," ungkap Jenderal Charles, seperti dikutip Sputnik News.

Dalam siaran pers tersebut, Sekretaris Angkatan Udara Barbara Barrett menilai bahwa AI merupakan poin penting dalam strategi pertahanan nasional AS yang kini sedang berupaya meningkatkan kemampuan sistem tempur otonom.

"Penerbangan bersejarah ini secara langsung menjawab seruan Strategi Pertahanan Nasional untuk berinvestasi dalam sistem otonom. Inovasi dalam AI akan mengubah domain udara dan luar angkasa," paparnya. 

Selanjutnya: 10 Jet tempur terpopuler di dunia, F-16 paling banyak




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×