kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Antisipasi corona, semua masjid di Singapura tutup lima hari mulai Jumat (13/3)


Jumat, 13 Maret 2020 / 00:05 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) akan menutup semua semua masjid di Singapura selama lima hari mulai Jumat (13/3) sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona baru.

Melansir Channelnewsasia.com, penutupan masjid ini menyusul rencana Kementerian Kesehatan mengidentifikasi warga Singapura yang menghadiri acara keagamaan di sebuah masjid di Malaysia. Dua di antaranya positif Covid-19.

Penutupan tersebut juga untuk melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran komunitas melalui kegiatan masjid. Ini adalah pertama kalinya semua masjid di Singapura ditutup.

Sebab, Malaysia melaporkan 12 kasus virus corona terkait acara tersebut. Berdasarkan informasi awal, acara keagamaan itu melibatkan sekitar 10.000 orang dari beberapa negara, termasuk Brunei dan Singapura.

Baca Juga: Perdana Menteri Lee: Singapura hadapi situasi serius virus corona

Dan, Brunei Darussalam melaporkan kasus Covid-19 pertama di negaranya, yang merupakan warga negara mereka yang telah menghadiri acara keagamaan yang sama.

Menteri Urusan Muslim Masagos Zulkifli dalam konferensi pers, Kamis (12/3), mengatakan, jumlah warga Singapura yang menghadiri acara di Malaysia pada bulan lalu tersebut sebanyak 82 orang.

Tapi, jumlah warga Singapura yang menghadiri Jhor Qudamak Malaysia 2020 di Masjid Seri Petaling di Selangor bisa meningkat karena semakin banyak informasi yang masuk.

Menurut Masagos, Kementerian Kesehatan sedang melakukan pelacakan kontak terhadap 82 orang itu, yang menambahkan, mereka tidak berafiliasi dengan masjid atau kelompok tertentu dan mungkin saling mengenal secara sosial.

Baca Juga: Filipina mengumumkan penguncian Manila untuk memerangi virus corona

Beberapa jam setelah Masagos mengumumkan keputusan penutupan masjid, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi dua warga negeri merlion yang menghadiri acara keagamaan di Malaysia positif virus corona.

Pertama, pria Singapura berusia 29 tahun yang berada di Malaysia dari 29 Februari hingga 4 Maret. Ia dipastikan menderita infeksi Covid-19 pada 12 Maret dan saat ini dirawat di ruang isolasi di NCID.

Kedua, pria Singapura berusia 48 tahun yang berada di Malaysia dari 28 Februari hingga 2 Maret. Ia dipastikan positif terjangkit Covid-19 pada 12 Maret dan sekarang menjalani perawatan di ruang isolasi di NCID.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×