kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.973   -40,00   -0,22%
  • IDX 5.886   141,46   2,46%
  • KOMPAS100 767   22,82   3,07%
  • LQ45 582   16,21   2,87%
  • ISSI 204   4,66   2,34%
  • IDX30 329   8,57   2,67%
  • IDXHIDIV20 405   10,19   2,58%
  • IDX80 87   2,36   2,78%
  • IDXV30 110   2,44   2,28%
  • IDXQ30 106   2,85   2,77%

Apa yang dilakukan Trump sebelum 15 Desember jadi kartu liar bagi market


Senin, 09 Desember 2019 / 09:56 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump. Alastair Grant/Pool via REUTERS


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Deadline atau batas waktu yang ditetapkan pemerintahan Donald Trump yakni 15 Desember untuk pemberlakuan tarif baru barang-barang China semakin dekat. Mayoritas analis memprediksi, AS dan China akan menunda pemberlakuan tarif, seiring berlanjutnya perundingan. Di sisi lain, mereka juga tidak mengesampingkan hal lain yang tidak terduga.

"Itu hal terbesar di market minggu depan. Saya rasa Trump tidak akan menaikkan tarif. Saya pikir mereka akan menemukan alasannya," kata James Pauslen, chief investment strategist di Leuthold Group. Tetapi Paulsen mengatakan sifat Presiden Donald Trump yang tidak bisa ditebak membuat prediksi apa yang akan terjadi selanjutnya menjadi hal yang tidak mungkin.

“Dia salah satu orang yang tidak bisa dipastikan. Bukan hanya tarif. Itu bisa apa saja,” kata Paulsen. "Aku pikir dia berusaha keras untuk menjadi kartu liar."

Baca Juga: Ini empat sinyal perang dagang AS-China siap mereda

Dalam seminggu terakhir, misalnya, Trump mengatakan dia akan mengenakan tarif baru di Brasil, Argentina dan Prancis. Dia mengguncang pasar ketika dia mengatakan dia bisa menunggu sampai setelah pemilihan di 2020 untuk kesepakatan perdagangan dengan China.

Setelah menjuluki dirinya "manusia tarif," Trump mengingatkan pasar bahwa ia melihat tarif sebagai cara untuk mendapatkan apa yang diinginkannya dari lawan, dan trader diingatkan masalah tarif ini mungkin ada untuk jangka waktu yang lama.

Pada minggu ini, banyak sentimen yang akan mempengaruhi market. Pertama, keputusan suku bunga Fed pada hari Rabu. Kedua, pemilihan di Inggris yang dapat menentukan arah bagi Brexit. Ketiga, kesepakatan perang dagang.

Baca Juga: Trump klaim AS sudah jadi net eksportir minyak, ini faktanya

Para analis memprediksi, The Fed tidak akan mengubah kebijakan suku bunga mereka pada pekan ini. Akan tetapi, mereka kemungkinan akan membahas apakah mereka percaya operasi repo mereka untuk mendorong likuiditas di pasar pendanaan jangka pendek berjalan lancar, menjelang akhir tahun.

Tidak akan ada kesepakatan...




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×