kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,94   -3,77   -0.38%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Apple Berupaya Tingkatkan Produksi di Luar China, Ini Alasannya


Minggu, 22 Mei 2022 / 07:23 WIB
Apple Berupaya Tingkatkan Produksi di Luar China, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Apple Inc menjajaki lokasi baru untuk menambag produksi


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Apple Inc. berniat untuk meningkatkan produksinya di luar China. Alasannya, pembatasan Covid-19 di China telah mengganggu bisnis perusahaan teknologi ini.

Mengutip Wall Street Journal (22/5), perusahaan dikabarkan telah mencoba memberi tahu perakitnya di China terkait ambisi tersebut. Sementara, Vietnam dan India menjadi dua negara incaran dari Apple.

Kedua negara tersebut dianggap bisa membantu Apple untuk meningkatkan produksi di masa mendatang. Padahal, ketegangan politik antara Beijing dan New Delhi dapat mempersulit produsen kontrak Apple China untuk mendirikan toko di India.

Selama ini, China telah menjadi pusat produksi Apple, dengan pabrik-pabrik di Negeri Tirai Bambu tersebut menghasilkan lebih dari 90% produk utama Apple, seperti iPhone, MacBook dan iPad.

Baca Juga: Akibat Lockdown di China, Taiwan Mengalami Penurunan Pesanan Ekspor di April

Sayangnya, kebangkitan Covid-19 di China telah menyebabkan negara itu menerapkan kembali penguncian ketat dan mengganggu cadangan rantai pasokan. Terutama, produk yang bergerak melalui kota pelabuhan Shanghai yang padat penduduk.

Bulan lalu, Apple mengatakan, penjualan perusahaan dapat mengalami penurunan nilai hingga US$ 8 miliar, karena kekurangan rantai pasokan yang terutama disebabkan oleh kebijakan penguncian Covid-19 di China.

Hingga saat ini, Apple belum memberikan komentar lebih lanjut terkait rencana pemindahan produksi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×