kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

AS Akan Jual Rudal Patriot ke Taiwan senilai US$ 100 Juta, Begini Respons China


Rabu, 09 Februari 2022 / 14:54 WIB
AS Akan Jual Rudal Patriot ke Taiwan senilai US$ 100 Juta, Begini Respons China
ILUSTRASI. Tentara AS berdiri di samping sistem rudal Patriot AS di pangkalan militer Turki di Gaziantep, Turki tenggara, 10 Oktober 2014.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

China telah memberlakukan sanksi terhadap Lockheed Martin dan perusahaan AS lainnya di masa lalu karena menjual senjata ke Taiwan, meskipun tidak jelas bentuk hukuman apa yang diambil.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan keputusan untuk mendapatkan rudal Patriot yang lebih baru dibuat selama pertemuan 2019 dengan pejabat AS di pemerintahan Presiden Donald Trump. 

Kementerian mengatakan kesepakatan itu diharapkan berlaku dalam waktu satu bulan.

Baca Juga: Taiwan: Kemitraan dengan Rusia Tunjukkan Wajah Jahat dari Agresi China

Pulau yang diperintah secara demokratis itu telah mengeluhkan misi berulang-ulang oleh angkatan udara China di zona pertahanan udaranya, bagian dari apa yang dilihat Washington sebagai upaya Beijing untuk menekan Taipei agar menerima kedaulatannya.

Amerika Serikat, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan, tetapi Washington adalah pendukung terbesarnya dan terikat oleh hukum untuk menyediakan sarana untuk membela diri.

Para pejabat AS telah mendorong Taiwan untuk memodernisasi militernya sehingga dapat menjadi "landak", yang sulit diserang China.

Duta Besar China untuk Amerika Serikat bulan lalu mengatakan bahwa kedua negara adidaya itu bisa berakhir dalam konflik militer jika Washington mendorong kemerdekaan Taiwan.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×