kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

AS ancam jatuhkan sanksi terkait Laut China Selatan, begini reaksi Beijing


Rabu, 15 Juli 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. PHILLIPPINE SEA (June 14, 2020) – Los Angeles-class fast-attack submarine, USS Asheville (SSN 758), transits alongside U.S. 7th Fleet flagship USS Blue Ridge (LCC 19) during a submarine familiarization (SUBFAM) training. The SUBFAM was conducted so Blue R


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China mengatakan pada hari Rabu (15/7) bahwa pihaknya tidak takut akan sanksi apa pun yang mungkin diterapkan Amerika Serikat (AS) atas situasi di Laut Cina Selatan.

Sebaliknya, Beijing menuduh Washington menggerakkan masalah dan mengacaukan kawasan itu.

Baca Juga: China bersumpah akan membalas setelah Trump mengakhiri status khusus Hong Kong

Juru bicara kementerian luar negeri China, Hua Chunying, mengatakan, kepada wartawan dalam sebuah briefing bahwa Beijing berharap AS tidak akan melangkah lebih jauh ke jalan yang salah.

Pernyataan itu muncul setelah diplomat top AS untuk Asia Timur memperingatkan kemungkinan sanksi terhadap pejabat dan perusahaan China yang terlibat dalam apa yang disebut Washington sebagai paksaan di Laut Cina Selatan.

Baca Juga: New York Times akan memindahkan sebagian kantornya yang di Hong Kong ke Seoul




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×