kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

AS berniat membuat mata uang Iran tak laku


Selasa, 04 Juni 2013 / 16:11 WIB
ILUSTRASI. Menghapus background foto kini bisa dilakukan sendiri baik dengan menggunakan website online atau pun aplikasi pada ponsel.


Sumber: BBC |

NEW YORK. Amerika Serikat (AS) menerapkan kebijakan tarik ulur pada musuh bebuyutannya, Iran. Setelah membolehkan produk Apple beredar untuk memunculkan opini publik, AS memperketat transaksi yang menggunakan rial, mata uang Iran.

Sanksi itu bertujuan untuk menekan Teheran agar menghentikan program nuklir. Paman Sam juga mengancam siapa pun yang memfasilitasi transaksi dalam jumlah signifikan dengan mata uang rial atau memiliki uang rial dalam jumlah besar di luar Iran.

Seorang pejabat AS mengatakan langkah itu akan memaksa banyak institusi menolak penggunaan rial dan akan memperlemah mata uang tersebut.

Ini adalah pertama kalinya sanksi AS langsung menyasar mata uang Iran.

"Sanksi ini berpotensi melemahkan mata uang Iran menjadi lebih lemah lagi," kata pejabat AS itu.

"Gagasannya adalah menjadikan rial tidak berlaku di luar Iran,” lanjutnya.

Mata uang Iran mengalami penurunan drastis atas dolar AS dalam dua tahun terakhir, akibat sanksi terhadap sejumlah sektor kunci Teheran.

Ini adalah sanksi kesembilan yang dijatuhkan pemerintahan Presiden Barack Obama atas Iran. Sanksi paling akhir menghantam sektor otomotif Iran, salah satu kontributor kunci ekonomi negara itu.

AS juga melarang penjualan atau pengiriman barang dan jasa untuk digunakan dalam industri otomotif Iran.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×