kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

AS dan Inggris peringatkan warganya jauhi Filipina


Jumat, 22 April 2016 / 17:39 WIB


Sumber: voaindonesia,AP | Editor: Yudho Winarto

MANILA. Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah memperingatkan warga negara mereka untuk menjauhi wilayah Filipina selatan tempat ekstremis Muslim yang ada di belakang gelombang penculikan, termasuk 18 awak kapal tongkang Indonesia dan Malaysia.

Departemen Luar Negeri AS memperingatkan orang-orang Amerika dalam pengumuman resmi hari Kamis (21/4) untuk tidak melakukan perjalanan yang tidak perlu ke kepulauan Sulu.

“Tingginya ancaman penculikan warga internasional, meningkatnya ancaman penculikan maritim terhadap awak kapal kecil dan kekerasan terkait pemberontakan dan terorisme di sana," tulis pengumuman

Pemerintah Inggris hari Rabu mengeluarkan peringatan perjalanan yang mirip. Sebelumnya, Militan Abu Sayyaf diduga telah menangkap 18 awak Indonesia dan Malaysia dalam serangan-serangan terpisah atas tiga kapal tongkang yang bergerak lambat, yang memicu tanda bahaya di wilayah yang tidak stabil itu.




TERBARU

[X]
×