kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.258   17,00   0,10%
  • IDX 7.176   46,13   0,65%
  • KOMPAS100 972   5,15   0,53%
  • LQ45 693   2,40   0,35%
  • ISSI 260   1,20   0,46%
  • IDX30 382   -0,24   -0,06%
  • IDXHIDIV20 468   -3,68   -0,78%
  • IDX80 109   0,48   0,45%
  • IDXV30 137   -0,75   -0,55%
  • IDXQ30 122   -0,59   -0,48%

AS pilih hubungan yang lebih stabil dengan Rusia, tapi itu tergantung tindakan Putin


Selasa, 04 Mei 2021 / 12:12 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara kepada wartawan selama konferensi pers pertamanya di Departemen Luar Negeri di Washington, AS, 27 Januari 2021. REUTERS/Carlos Barria/Pool.


Sumber: TASS,Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

"Apa yang telah kami lihat dalam beberapa hari terakhir tampaknya adalah keputusan untuk menarik kembali beberapa dari pasukan itu dan kami telah melihat beberapa dari mereka pada kenyataannya mulai mundur," tambah Blinken.

Negara-negara Barat berulang kali mengungkapkan keprihatinan atas langkah Rusia meningkatkan jumlah pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraina. 

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, pergerakan pasukan di perbatasan Rusia seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran negara lain karena tidak mengancam mereka dengan cara apa pun.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada 22 April lalu memerintahkan untuk menyelesaikan latihan di Distrik Militer Selatan dan Barat karena semua tujuan telah tercapai. 

Shoigu memberi perintah untuk pemulangan pasukan yang terlibat dalam latihan di Rusia Selatan ke pangkalan mereka masing-masing sebelum 1 Mei.

Selanjutnya: Kelompok negara G7 pertimbangkan upaya untuk melawan propaganda Rusia dan China




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×