kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Awas! Virus corona bisa membuat disfungsi ereksi dan kerusakan organ


Selasa, 08 Desember 2020 / 20:30 WIB
Awas! Virus corona bisa membuat disfungsi ereksi dan kerusakan organ


Penulis: Belladina Biananda

KONTAN.CO.ID - Dampak infeksi virus corona baru tidak boleh disepelekan karena bisa memberikan efek buruk untuk kesehatan dalam jangka panjang. Penelitian terbaru menunjukkan, pasien Covid-19 yang sembuh bisa mengalami disfungsi ereksi.

Mengutip dari The Sun, disfungsi ereksi bisa terjadi lantaran virus corona mengakibatkan masalah pada pembuluh darah. Ada banyak pasien Covid-19 yang sembuh, tapi masih mengalami efek infeksi virus.

Misalnya, kelelahan dan sesak napas. Organ dalam tubuh juga mengalami kerusakan.

Studi The Coverscan menunjukkan, 70% dari 200 pasien Covid-19 yang dipindai menunjukkan kerusakan satu atau lebih organ. Beberapa organ yang sering mengalami kerusakan adalah jantung, paru-paru, hati, dan pankreas.

Selain menyebabkan disfungsi ereksi dan kerusakan organ, infeksi virus corona juga membuat pasien Covid-19 mengalami nyeri otot, penurunan fungsi indra penciuman dan pencecap, serta kelelahan hebat setelah 12 minggu terinfeksi virus.

Hal tersebut merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh King’s College London. Hal itu memperlihatkan, pasien yang dinyatakan sembuh pun masih membutuhkan perawatan kesehatan yang memadai.

Baca Juga: Virus corona sudah menelan nyawa 1,5 juta warga dunia

Baca Juga: Penelitian sebut virus corona bisa menyerang otak melalui hidung

Karena dampaknya yang berbahaya untuk kesehatan tubuh, masyarakat sebaiknya menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Usahakan untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Jika Anda terpaksa melakukannya, jangan lupa jaga jarak, memakai masker, dan rajin cuci tangan.

Memerhatikan ventilasi udara di mana kegiatan berlangsung juga penting untuk Anda lakukan. Ruangan dengan ventilasi yang baik bisa menurunkan risiko penyebaran virus corona.

Selain itu, pastikan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan menggunakan disinfektan secara rutin.

Menjaga sistem imun tubuh supaya tetap terjaga juga tak boleh dilewatkan. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan. Mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, minum suplemen vitamin tambahan jika dibutuhkan, dan rajin olahraga.

Selanjutnya: Studi terbaru: Virus corona sebabkan kerusakan paru-paru tersembunyi




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×