Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - PARIS. Angin kencang menerjang Prancis dan Inggris pada Jumat ketika Badai Goretti menghantam Eropa Utara, menyebabkan ratusan ribu rumah tangga mengalami pemadaman listrik serta gangguan transportasi dan aktivitas publik.
Di Prancis, sekitar 380.000 rumah tangga kehilangan pasokan listrik, terutama di wilayah Normandia dan Brittany, menurut penyedia listrik Enedis.
Sepanjang malam, hembusan angin dengan kecepatan lebih dari 150 kilometer per jam tercatat di wilayah barat laut Manche, bahkan mencapai rekor 213 kilometer per jam di Barfleur. Dampak cuaca ekstrem ini memaksa operator kereta SNCF menangguhkan layanan kereta antara Paris dan wilayah Normandia.
Baca Juga: Petani Prancis Demo Kesepakatan Dagang Uni Eropa dengan Negara Amerika Selatan
Sementara itu di Inggris, 57.000 rumah dilaporkan tanpa listrik, menurut National Grid, setelah Badai Goretti membawa salju tambahan menyusul sepekan cuaca dingin ekstrem.
Ratusan sekolah diperkirakan ditutup di seluruh Skotlandia dan sebagian Inggris tengah, yang menjadi wilayah paling parah terdampak badai tersebut. Operator kereta api di kawasan itu mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan, sementara sejumlah layanan transportasi ditangguhkan demi keselamatan.













