kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.942   29,00   0,16%
  • IDX 6.066   28,62   0,47%
  • KOMPAS100 782   4,76   0,61%
  • LQ45 599   3,48   0,58%
  • ISSI 211   0,88   0,42%
  • IDX30 334   2,95   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,53   0,84%
  • IDX80 89   0,50   0,56%
  • IDXV30 116   0,89   0,78%
  • IDXQ30 109   0,82   0,76%

Bahkan Gunung Everest pun harus ditutup gara-gara corona


Jumat, 13 Maret 2020 / 15:24 WIB
ILUSTRASI. Gunung Everest. Nepal menutup semua puncak Himalaya termasuk Gunung Everest karena kekhawatiran akan wabah virus corona. Sumber foto : thrillspire.com


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Ini adalah kedua kalinya dalam beberapa tahun terakhir bahwa musim pendakian telah terganggu. Sebelumnya ekspedisi dihentikan pada tahun 2015 setelah gempa besar melanda Nepal pada 25 April dan menewaskan sekitar 9.000 orang.

Delapan belas orang tewas di base camp Everest ketika longsoran salju yang dipicu oleh gempa menderu di lereng.

Baca Juga: WHO rekomendasikan Indonesia lakukan delapan tindakan hadapi virus corona Covid-19

"Ini adalah berita yang mengecewakan bagi para pemimpin ekspedisi kami dan klien kami yang telah berlatih selama berbulan-bulan untuk pendakian tahun ini," ujar Lukas Furtenbach, dari perusahaan pemandu yang berpusat di California, Furtenbach Adventure.

Adrian Ballinger dari perusahaan Alpenglow Expeditions mengatakan dia mengerti keputusan tersebut. "Meskipun membatalkan pendakian tidak pernah merupakan hasil yang kita inginkan, kali ini, itu adalah hal yang bertanggung jawab untuk dilakukan," kata dia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×