kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bahrain mengizinkan penggunaan vaksin COVID-19 asal China


Senin, 14 Desember 2020 / 09:11 WIB
ILUSTRASI. Vaksin corona. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins


Sumber: Arab News | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Otoritas Pengaturan Kesehatan Nasional Bahrain (NHRA) telah menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Sinopharm yang berbasis di China pada hari Minggu.

Persetujuan tersebut mengikuti keberhasilan uji klinis Sinopharm di beberapa negara, di mana hasil uji Tahap III menunjukkan tingkat kemanjuran 86 persen pada 42.299 sukarelawan.

NHRA secara menyeluruh meninjau data di balik vaksin buatan China, termasuk proses pembuatan dan stabilitas produk, dan berkonsultasi dengan spesialis, dokter, dan ahli lainnya sebelum persetujuan.

Baca Juga: Anggota parlemen AS akan merilis rencana bantuan Covid-19 senilai US$ 908 miliar

Negara itu sebelumnya mengizinkan Sinopharm untuk melakukan uji coba vaksin Fase III di negara itu, di mana 7.700 sukarelawan berpartisipasi. Itu akhirnya menyetujui vaksin bulan lalu untuk digunakan oleh pekerja garis depan.

Vaksin Sinopharm telah disetujui untuk penggunaan darurat di beberapa negara dan perusahaan masih melakukan uji klinis tahap akhir di 10 negara.

Pada hari Jumat, Bahrain menjadi negara kedua di dunia yang mengotorisasi penggunaan vaksin Pfizer dan BioNTech.

Selanjutnya: Harga emas terkoreksi, dipicu sentimen vaksin Covid-19 di AS




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×