kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Bakal raup US$ 2,5 miliar, Paytm India tetapkan harga IPO di level tertinggi


Jumat, 12 November 2021 / 13:05 WIB
Bakal raup US$ 2,5 miliar, Paytm India tetapkan harga IPO di level tertinggi
ILUSTRASI. Rencana IPO Paytm

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Rencana Paytm India untuk go public tinggal selangkah lagi. Perusahaan pembayaran ini menetapkan harga penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO) di level 2.150 rupee setara US$ 28,9 per saham.

Berdasarkan prospektus yang keluarkan perusahaan hari ini (12/11), penetapan harga IPO tersebut perusahaan akan mendapatkan dana segar hingga 183 miliar rupee atau setara US$ 2,5 miliar.

Harga IPO juga berada di kisaran atas dari harga yang sebelumnya ditawarkan. Sebelumnya, Paytm, sebuah perusahaan pembayaran yang memasarkan aplikasi all-in-one, memberikan kisaran kisaran harga IPO di 2.080-2.150 rupee per saham.

IPO Paytm juga akan menjadi yang terbesar di India  dan keberhasilan aksi korporasi ini bakal dipandang sebagai langkah awal untuk lebih banyak perusahaan besar yang go publik di tahun depan.

Baca Juga: Paytm mendapat persetujuan regulator untuk IPO di India

Perusahaan yang secara resmi dikenal sebagai One97 Communications ini juga telah mengumpulkan US$ 1,1 miliar dari investor jangkar. Paytm juga telah menerima tawaran senilai US$ 2,64 miliar untuk sisa 48,4 juta saham yang ditawarkan, atau 1,89 kali, menurut data bursa yang diterbitkan pada hari Rabu.

Sementara itu Marquee memangkas kepemilikan saham mereka melalui IPO itu. Ant Group, yang memiliki 28% kepemilikan di Paytm, juga menjual saham senilai 47,04 miliar rupee dan akan menyisakan kepemilikan 23% saham di Paytm.

Vision Fund SoftBank pun memotong kepemilikan sahamnya sebesar 2,5 poin persentase menjadi 16% dengan penjualan saham senilai 16,89 miliar rupee.

 

 

Selanjutnya: Dorong pertumbuhan bisnis UMKM, BUKA luncurkan aplikasi BukaMitra




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×