kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Balas AS, China tak izinkan kapal militer AS masuk ke Hong Hong dan beri sanksi LSM


Senin, 02 Desember 2019 / 17:54 WIB
Balas AS, China tak izinkan kapal militer AS masuk ke Hong Hong dan beri sanksi LSM
ILUSTRASI. Pengunjuk rasa Hong Kong mengangkat poster ucapan terima kasih kepada Donald Trump, 28 November 2019. China akhirnya mengumumkan langkah balasan terhadap Amerika Serikat (AS) soal urusan Hong Kong.

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Komarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China akhirnya mengumumkan langkah balasan terhadap Amerika Serikat (AS) soal urusan Hong Kong.

Senin (2/12), China melarang kapal dan pesawat militer AS untuk mengunjungi Hong Kong. China juga mengumumkan sanksi terhadap beberapa organisasi non-pemerintah AS karena mendorong para pemrotes di Hong Kong untuk terlibat dalam tindakan ekstremis, kekerasan dan kriminal.

Reuters melaporkan, langkah-langkah tersebut diumumkan Kementerian Luar Negeri China sebagai tanggapan atas undang-undang AS yang disahkan pada minggu lalu yang mendukung para pemrotes anti-pemerintah Hong Kong.

Baca Juga: Gara-gara Trump, harga emas turun 0,30% di level US$ US$ 1.459,59 per ons troi

China telah menangguhkan permintaan kunjungan militer AS tanpa batas, dan memperingatkan tindakan lebih lanjut yang akan datang.

“Kami mendesak AS untuk memperbaiki kesalahan dan berhenti mencampuri urusan internal kami. Tiongkok akan mengambil langkah lebih lanjut jika perlu untuk menegakkan stabilitas dan kemakmuran Hong Kong dan kedaulatan China,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying pada jumpa pers di Beijing yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Axios: Kesepakatan dagang AS-China mandek gara-gara UU HAM Hong Kong

China pada pekan lalu berjanji akan mengeluarkan langkah-langkah tegas setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong. Beleid itu mendukung para pemrotes anti-pemerintah di Hong Kong dan mengancam China dengan kemungkinan sanksi.



Video Pilihan

TERBARU

Close [X]
×