kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.827   61,00   0,34%
  • IDX 6.420   -20,97   -0,33%
  • KOMPAS100 840   -2,37   -0,28%
  • LQ45 638   -2,51   -0,39%
  • ISSI 224   -1,25   -0,56%
  • IDX30 354   -1,72   -0,48%
  • IDXHIDIV20 442   -1,79   -0,40%
  • IDX80 96   -0,32   -0,33%
  • IDXV30 121   -0,22   -0,18%
  • IDXQ30 114   -0,69   -0,60%

Bank Dunia: Tren harga minyak seperti tahun 1985


Jumat, 23 Januari 2015 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Pabrik keramik PT Internusa Keramik Alamasri, anak usaha PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI).


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Dunia melihat tren penurunan harga minyak saat ini pernah terjadi pada tahun 1985/1986. Ketika itu, harga minyak merosot 67% dalam tujuh bulan.

"Hal seperti ini pernah terjadi pada tahun 1985/1986, lantaran terjadi kenaikan produksi minyak dari sumber-sumber yang tidak konvensional, dan OPEC ketika itu enggan membuat target harga," kata John Baffes, Senior Ekonom di Development Prospects Group Bank Dunia, dalam rilis resmi, Jumat (23/1).

Harga minyak mentah dunia merosot 55% dalam tujuh bulan terakhir, dari US$ 108 per barel di sekitar pertengahan Juni lalu menjadi US$ 47. Penurunan harga tajam juga terjadi pada tahun 2008 yaitu sampai 75%.

Bank Dunia memperkirakan, harga minyak rata-rata tahun ini akan berada di level US$ 53 per barel, atau 45% lebih rendah dibanding tahun 2014.

Selama harga minyak merosot, harga komoditas lain juga melemah. Harga komoditas logam muliar diperkirakan turun sekitar 3% di tahun 2015. Harga komoditas pangan yang merosot 20% sejak tahun 2011, diperkirakan turun lagi sebesar 4% tahun ini.   




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×