kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.937   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.340   -11,00   -0,17%
  • KOMPAS100 832   -2,65   -0,32%
  • LQ45 631   -2,84   -0,45%
  • ISSI 219   -0,76   -0,35%
  • IDX30 355   -0,97   -0,27%
  • IDXHIDIV20 434   -0,36   -0,08%
  • IDX80 95   -0,27   -0,29%
  • IDXV30 120   -0,31   -0,26%
  • IDXQ30 113   -0,37   -0,32%

Bank Dunia: Tren harga minyak seperti tahun 1985


Jumat, 23 Januari 2015 / 12:48 WIB
ILUSTRASI. Pabrik keramik PT Internusa Keramik Alamasri, anak usaha PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI).


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Dunia melihat tren penurunan harga minyak saat ini pernah terjadi pada tahun 1985/1986. Ketika itu, harga minyak merosot 67% dalam tujuh bulan.

"Hal seperti ini pernah terjadi pada tahun 1985/1986, lantaran terjadi kenaikan produksi minyak dari sumber-sumber yang tidak konvensional, dan OPEC ketika itu enggan membuat target harga," kata John Baffes, Senior Ekonom di Development Prospects Group Bank Dunia, dalam rilis resmi, Jumat (23/1).

Harga minyak mentah dunia merosot 55% dalam tujuh bulan terakhir, dari US$ 108 per barel di sekitar pertengahan Juni lalu menjadi US$ 47. Penurunan harga tajam juga terjadi pada tahun 2008 yaitu sampai 75%.

Bank Dunia memperkirakan, harga minyak rata-rata tahun ini akan berada di level US$ 53 per barel, atau 45% lebih rendah dibanding tahun 2014.

Selama harga minyak merosot, harga komoditas lain juga melemah. Harga komoditas logam muliar diperkirakan turun sekitar 3% di tahun 2015. Harga komoditas pangan yang merosot 20% sejak tahun 2011, diperkirakan turun lagi sebesar 4% tahun ini.   




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×