kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Barclays hingga Goldman Sachs Pangkas Proyeksi Harga Minyak Dunia, Berikut Datanya


Jumat, 26 Juni 2026 / 22:18 WIB
Barclays hingga Goldman Sachs Pangkas Proyeksi Harga Minyak Dunia, Berikut Datanya
ILUSTRASI. Harga Minyak (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bank investasi global Barclays memangkas proyeksi harga minyak mentah jenis Brent menjadi rata-rata US$ 96 per barel untuk tahun 2026 dan US$ 85 per barel untuk tahun 2027.

Angka ini turun dari perkiraan sebelumnya yang masing-masing berada di level US$ 100 dan US$ 88 per barel.

Baca Juga: Defisit Perdagangan Barang AS Sentuh Level Tertinggi 14 Bulan, Impor Melonjak

Penurunan proyeksi ini dipicu oleh pulihnya kembali arus pengiriman minyak mentah melalui Selat Hormuz.

Barclays mencatat bahwa lalu lintas di selat strategis tersebut melonjak tajam hingga mencapai sekitar 80% dari tingkat sebelum terjadinya konflik bersenjata.

Meski demikian, Barclays menekankan bahwa normalisasi belum sepenuhnya tuntas. Upaya Iran untuk menegaskan kendali sepihak, melalui pengenaan tarif dan koordinasi rute jalur laut dinilai menciptakan friksi serta potensi penundaan menuju pemulihan total.

Kembalinya aktivitas di jalur perdagangan vital ini dimungkinkan setelah adanya kesepakatan damai sementara pada pekan lalu yang menyudahi ketegangan militer antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.

Baca Juga: Jelang Pemilu Israel, Gadi Eisenkot Berpeluang Gulingkan Benjamin Netanyahu

Pemangkasan Proyeksi oleh Berbagai Bank Investasi Utama

Langkah Barclays diikuti oleh sejumlah institusi finansial global lainnya yang turut merombak prediksi harga minyak pasca-kesepakatan damai:

  • UBS: Menurunkan perkiraan Brent ke level US$ 85 per barel untuk akhir kuartal III dan kuartal IV 2026 (turun dari perkiraan sebelumnya di US$ 105 dan US$ 95). UBS memproyeksikan Brent akan diperdagangkan di level US$ 80 per barel pada paruh pertama 2027.
  • J.P. Morgan: Memperkirakan Brent akan bergerak di rata-rata US$ 86 per barel pada kuartal III-2026 dan turun ke US$ 80 per barel pada kuartal IV-2026.
  • Bank of America (BofA): Menyatakan pembukaan penuh Selat Hormuz dapat membawa rata-rata harga Brent tahun ini ke level US$ 82 per barel, jatuh dari proyeksi awal sebesar US$ 93 per barel.
  • Goldman Sachs: Menurunkan estimasi harga kuartal IV-2026 menjadi US$ 80 per barel (dari US$ 90) dan memotong perkiraan rata-rata tahun 2027 menjadi US$ 75 per barel (dari US$ 80).
  • Morgan Stanley: Memangkas proyeksi kuartal IV-2026 sebesar US$ 15 menjadi US$ 80 per barel, serta kuartal III-2026 menjadi US$ 90 per barel (dari US$ 100).

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Terjun Bebas: Ambles 9% di Pekan Ini

Perbandingan Proyeksi Harga Minyak Mentah (Pasca-Kesepakatan Damai)

Berikut adalah rangkuman target harga minyak mentah Brent dan WTI (West Texas Intermediate) dari beberapa pialang utama setelah pengumuman damai AS-Iran:

Broker / Lembaga Tanggal Rilis (2026) Brent 2026 Brent 2027 WTI 2026 WTI 2027
Barclays 26 Juni US$ 96 (US$ 100) US$ 85 (US$ 88) US$ 90 US$ 82
UBS 25 Juni US$ 85 (Kuartal III & IV) US$ 80 (Kuartal I & II) - -
Macquarie 24 Juni US$ 77,09 (US$ 74,28) US$ 64 US$ 71,42 (US$ 70,93) US$ 60
J.P. Morgan 24 Juni US$ 85 (US$ 96) - US$ 80 (US$ 89) -
BofA 17 Juni US$ 82 US$ 70 US$ 78 US$ 66
Goldman Sachs 15 Juni US$ 85 (US$ 90) US$ 75 (US$ 80) US$ 80 (US$ 85) US$ 70 (US$ 75)
Citi 15 Juni US$ 81 US$ 65 US$ 76 US$ 61

Catatan: Angka di dalam tanda kurung ( ) menunjukkan proyeksi lama sebelum direvisi.

Baca Juga: Bursa Global Melemah, Kenaikan Harga Apple Picu Kekhawatiran Inflasi Sektor Teknologi

Proyeksi Sebelum Kesepakatan Damai (Sebagai Pembanding)

Sebagai perbandingan, sebelum jalan damai tercapai dan ketika tensi geopolitik di Selat Hormuz masih memuncak, beberapa lembaga riset sempat mengeluarkan prediksi yang lebih konservatif atau tertahan:

  • ANZ (9 April): Memproyeksikan Brent 2026 di US$ 92 dan 2027 di US$ 76.
  • Standard Chartered (April): Memperkirakan Brent berada di rata-rata US$ 85,50 untuk 2026.
  • BMI (12 Maret): Menargetkan rata-rata Brent sebesar US$ 70 untuk tahun 2026 dan 2027.
  • HSBC (10 Maret): Mematok Brent 2026 di level US$ 80 dan 2027 di US$ 70.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×