kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Apple Uji Coba Memori China untuk Iphone & Macbook, Strategi Hadapi Kelangkaan Chip


Minggu, 09 Agustus 2026 / 20:07 WIB
Apple Uji Coba Memori China untuk Iphone & Macbook, Strategi Hadapi Kelangkaan Chip
ILUSTRASI. Produsen Chip Memori CXMT Corp (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Apple dikabarkan mulai menguji chip memori buatan China untuk digunakan di sejumlah lini produknya, termasuk iPhone dan MacBook. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan komponen yang semakin tertekan akibat lonjakan permintaan chip yang dipicu oleh booming kecerdasan buatan (AI).

Mengutip laporan The Wall Street Journal (WSJ) pada Minggu (9/8/2026), Apple telah menguji chip memori produksi ChangXin Memory Technologies (CXMT) di berbagai lini produknya.

CXMT merupakan produsen chip memori terbesar di China berdasarkan kapitalisasi pasar.

Baca Juga: Israel Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian di Gaza yang Disusun Amerika Serikat

Apple juga disebut telah melakukan pembicaraan awal dengan CXMT mengenai kemungkinan pasokan komponen memori. Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, pembicaraan itu diarahkan untuk menggunakan chip CXMT pada sejumlah perangkat Apple yang dijual di pasar China.

Namun, belum diketahui apakah Apple pada akhirnya akan menggunakan chip CXMT secara komersial dalam skala besar. Reuters juga belum dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen.

Apple dan CXMT belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters terkait kabar tersebut.

Langkah Apple tersebut muncul ketika industri teknologi global menghadapi tekanan pasokan chip memori akibat meningkatnya permintaan dari sektor AI.

Perkembangan pusat data dan sistem komputasi AI membutuhkan chip memori dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membuat produsen chip memori harus mengalokasikan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan dari perusahaan teknologi dan penyedia infrastruktur AI.

Akibatnya, pasokan untuk perangkat elektronik konsumen seperti smartphone dan laptop ikut tertekan.

Dengan menguji pemasok baru seperti CXMT, Apple berpotensi memperoleh alternatif sumber pasokan untuk memenuhi kebutuhan komponennya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pemasok tertentu.

Namun, penggunaan chip buatan China juga dapat menghadirkan tantangan tersendiri bagi Apple, terutama terkait persyaratan teknologi dan regulasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Baca Juga: Iran dan Oman Hampir Sepakati Jalur Pelayaran Selat Hormuz, Tapi Ada Syarat untuk AS

CXMT merupakan salah satu perusahaan chip China yang tengah berupaya meningkatkan kapasitas produksi memori domestik.

Reuters sebelumnya secara eksklusif melaporkan bahwa CXMT sedang mempertimbangkan pembangunan pabrik chip memori kedua di Beijing untuk meningkatkan kapasitas produksinya.

Ekspansi tersebut menunjukkan ambisi China untuk memperkuat kemampuan produksi chip memori dalam negeri di tengah persaingan teknologi dengan Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Jika Apple benar-benar menggunakan produk CXMT, langkah tersebut juga dapat menjadi perkembangan penting bagi produsen chip China karena akan membuka peluang masuk ke rantai pasok salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Apple bukan satu-satunya perusahaan perangkat elektronik yang mulai mempertimbangkan chip CXMT.

Menurut laporan WSJ, produsen komputer HP dan Acer telah mulai menggunakan chip memori CXMT pada sejumlah perangkat yang dijual di luar Amerika Serikat.

Penggunaan tersebut dilakukan untuk membantu mengatasi keterbatasan pasokan komponen memori.

Langkah HP dan Acer dapat menjadi indikasi bahwa produsen perangkat elektronik mulai mencari alternatif pemasok di tengah ketatnya pasokan chip memori global.

Bagi Apple, keputusan untuk menguji chip CXMT pada iPhone dan MacBook dapat menjadi langkah strategis untuk memperluas basis pemasok. Namun, apakah chip tersebut nantinya benar-benar masuk ke produksi massal masih belum dapat dipastikan.

Reuters belum dapat memverifikasi laporan WSJ tersebut, sementara Apple dan CXMT belum memberikan komentar.

Baca Juga: Maruti Suzuki Proyeksikan Pasar Mobil India Tumbuh Hingga 2031




TERBARU

[X]
×