kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Batuan luar angkasa meledak di Samudra Atlantik


Rabu, 24 Februari 2016 / 11:22 WIB
Batuan luar angkasa meledak di Samudra Atlantik


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

BATUAN ruang angkasa meledak di atas Samudra Atlantik. Kejadian itu, yang baru saja diketahui, terjadi di lepas pantai Brasil pada pukul 13.55 GMT (20.55 WIB), 6 Februari lalu.

Ketika terbakar di atmosfer, batuan itu menghasilkan ledakan yang setara dengan ledakan 13.000 ton TNT. Peristiwa tersebut disebut-sebut sebagai ledakan batuan ruang angkasa kedua terbesar sejak hal serupa terjadi di Chelyabinsk, Rusia, pada 2013.

Ledakan di Chelyabinsk jauh lebih besar, setara dengan ledakan 500.000 ton TNT.

Lebih dari 1.000 orang terluka dalam insiden pada 15 Februari tiga tahun lalu, kebanyakan karena pecahan gelas dari jendela yang pecah.

Sedangkan peristiwa ‘bola api’ di atas Samudra Atlantik mungkin terjadi tanpa ada yang menyadari lantaran batuan itu terbakar sekitar 30km di atas permukaan laut, 1.000 km jaraknya dari pantai Brasil.

Dari hasil pengukuran, diperkirakan 30 asteroid kecil yang berdiameter satu meter sampai 20 meter terbakar di atmosfer bumi setiap tahun.

Karena sebagian besar permukaan bumi tertutup air, kebanyakan asteroid itu jatuh di lautan dan tidak mempengaruhi wilayah yang dihuni manusia.




TERBARU

[X]
×