kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Batuan luar angkasa meledak di Samudra Atlantik


Rabu, 24 Februari 2016 / 11:22 WIB
Batuan luar angkasa meledak di Samudra Atlantik


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

BATUAN ruang angkasa meledak di atas Samudra Atlantik. Kejadian itu, yang baru saja diketahui, terjadi di lepas pantai Brasil pada pukul 13.55 GMT (20.55 WIB), 6 Februari lalu.

Ketika terbakar di atmosfer, batuan itu menghasilkan ledakan yang setara dengan ledakan 13.000 ton TNT. Peristiwa tersebut disebut-sebut sebagai ledakan batuan ruang angkasa kedua terbesar sejak hal serupa terjadi di Chelyabinsk, Rusia, pada 2013.

Ledakan di Chelyabinsk jauh lebih besar, setara dengan ledakan 500.000 ton TNT.

Lebih dari 1.000 orang terluka dalam insiden pada 15 Februari tiga tahun lalu, kebanyakan karena pecahan gelas dari jendela yang pecah.

Sedangkan peristiwa ‘bola api’ di atas Samudra Atlantik mungkin terjadi tanpa ada yang menyadari lantaran batuan itu terbakar sekitar 30km di atas permukaan laut, 1.000 km jaraknya dari pantai Brasil.

Dari hasil pengukuran, diperkirakan 30 asteroid kecil yang berdiameter satu meter sampai 20 meter terbakar di atmosfer bumi setiap tahun.

Karena sebagian besar permukaan bumi tertutup air, kebanyakan asteroid itu jatuh di lautan dan tidak mempengaruhi wilayah yang dihuni manusia.




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×