kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Beda Pandangan Soal Sanksi, AS-Iran Lanjutkan Perundingan Nuklir


Minggu, 22 Februari 2026 / 19:00 WIB
Beda Pandangan Soal Sanksi, AS-Iran Lanjutkan Perundingan Nuklir
ILUSTRASI. Iran - Amerika Serikat (AS) (via REUTERS/Majid Asgaripour)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Perundingan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat masih diwarnai perbedaan pandangan, terutama terkait mekanisme dan cakupan pelonggaran sanksi ekonomi. 

Seorang pejabat senior Iran mengatakan, kedua negara belum satu suara soal bagaimana dan kapan sanksi terhadap Teheran akan dicabut.

Menurut pejabat tersebut, putaran pembicaraan berikutnya berpeluang digelar pada awal Maret 2026. Negosiasi ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, seiring kekhawatiran akan potensi konfrontasi militer antara kedua negara.

Iran dan Amerika Serikat kembali membuka jalur dialog awal bulan ini untuk meredakan perselisihan panjang terkait program nuklir Teheran. Namun, langkah Washington memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah justru memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik. 

Baca Juga: Militer AS Siap Operasi Jangka Panjang ke Iran Jika Trump Perintahkan Serangan

Iran bahkan menyatakan siap menyerang pangkalan militer AS di kawasan jika mendapat serangan terlebih dahulu.

Pejabat Iran menegaskan, putaran terakhir pembicaraan menunjukkan adanya perbedaan mendasar. Menurutnya, gagasan Amerika Serikat soal pelonggaran sanksi tidak sejalan dengan tuntutan Iran. 

“Kedua pihak perlu menyepakati jadwal pencabutan sanksi yang masuk akal dan berbasis kepentingan bersama,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, sebelumnya menyatakan bahwa Teheran tengah menyiapkan draf usulan tandingan yang akan diajukan dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas, yang semakin menambah tensi negosiasi.

Baca Juga: Negosiasi Nuklir Iran-AS Digelar di Oman, Risiko Eskalasi Militer Membayangi

Meski menolak tuntutan AS soal nol pengayaan uranium, Iran memberi sinyal terbuka untuk berkompromi. Washington menilai pengayaan uranium di dalam negeri Iran berpotensi membuka jalan menuju senjata nuklir, tudingan yang berulang kali dibantah Teheran.

Iran menegaskan haknya untuk melakukan pengayaan uranium untuk tujuan damai harus diakui. Sebagai imbalannya, Teheran bersedia menunjukkan fleksibilitas, termasuk dengan mempertimbangkan ekspor sebagian stok uranium yang diperkaya tinggi, menurunkan tingkat kemurnian uranium tertentu, hingga membentuk konsorsium pengayaan regional.

Badan nuklir PBB, International Atomic Energy Agency memperkirakan Iran memiliki lebih dari 440 kilogram uranium yang diperkaya hingga 60%, hanya selangkah dari tingkat 90% yang dianggap layak senjata.

“Negosiasi masih berjalan dan peluang tercapainya kesepakatan sementara tetap terbuka,” kata pejabat Iran tersebut.

Iran menilai solusi diplomatik akan menguntungkan kedua pihak, terutama dari sisi ekonomi. Dalam paket pembahasan, Teheran juga menawarkan peluang investasi bagi Amerika Serikat, khususnya di sektor minyak.

Baca Juga: Iran Pertimbangkan Buka Lagi Diplomasi Nuklir dengan AS, Isu Rudal Jadi Ganjalan

Meski demikian, Iran menegaskan tidak akan menyerahkan kendali atas sumber daya minyak dan mineralnya.

“Amerika Serikat bisa menjadi mitra ekonomi, tidak lebih dari itu. Perusahaan AS dapat terlibat sebagai kontraktor di proyek minyak dan gas Iran,” tegas pejabat tersebut.

Dengan perbedaan sikap yang masih lebar, kelanjutan dialog Iran–AS akan sangat bergantung pada kemampuan kedua pihak menjembatani kepentingan politik, keamanan, dan ekonomi yang saling bertolak belakang.

Selanjutnya: Hujan Petir! Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok Senin (23/2) di Jakarta

Menarik Dibaca: Hujan Petir! Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok Senin (23/2) di Jakarta




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×