CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Begini cara pendiri Microsoft Bill Gates mengendalikan egonya


Rabu, 13 November 2019 / 15:56 WIB
Begini cara pendiri Microsoft Bill Gates mengendalikan egonya


Sumber: CNBC | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  Pendiri Microsoft Bill Gates adalah orang terkaya kedua di dunia dengan total kekayaan lebih dari US$ 109 miliar atau setara Rp 1.526 triliun (kurs 1 US$ = Rp 14.00) .

Gates juga seorang pengusaha paling terkenal dan sukses di dunia. Ia terlibat dalam pendirian Microsoft yang memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$ 1 triliun saat ia berusia 19 tahun setelah keluar dari Harvard.

Dalam mencapai kesuksesan, Bill Gates mengatakan, pertama-tama ia harus menjaga egonya. Salah satu caranya adalah dengan menghindari publikasi sebanyak mungkin.

Baca Juga: Michael Bloomberg dan Hillary Clinton diprediksi bakal maju menantang Trump

"Sebagian darinya adalah bahwa Anda membatasi waktu Anda tampil ke dunia luar, karena itu sedikit menyimpang," kata Bill Gates pada hari Rabu di acara The New York Times DealBook seperti dilansir CNBC, Rabu (13/11).

Namun Bill Gates yang kekayaanya hanya terpaut tipis dengan CEO Amazon Jeff Bezos yang memiliki kekayaan sebesar US$ 111 miliar atau setara Rp 1.554 triliun, mengatakan, kadang-kadang ia merasa besar kepala, tapi untunglah, istrinya Melinda, cepat melakukan koreksi dan mengingatkannya.

Atau pun teman baiknya yakni investor kawakan Warren Buffett. "Jika saya terlihat sombong, mereka (Melinda atau Warren Buffett) akan memotong egoisme saya itu," kata Gates.

Baca Juga: Amazon menjadi saham yang paling diburu di Wall Street, ini alasannya

Gates melanjutkan, dia juga tetap rendah hati dengan melakukan kegiatan normal, seperti mencuci piring setelah makan malam setiap malam dan mengantar anak-anaknya ke sekolah di pagi hari. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×