kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS951.000 -0,21%
  • RD.SAHAM 1.12%
  • RD.CAMPURAN 0.52%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Begini rencana aturan wealth management antar perbatasan Hong Kong dan China


Kamis, 22 Oktober 2020 / 13:24 WIB
Begini rencana aturan wealth management antar perbatasan Hong Kong dan China
ILUSTRASI. A pro-China supporter wears a face mask with China's flag during China’s National Day in Hong Kong, China October 1, 2020. REUTERS/Lam Yik


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID -  BEIJING. Pemerintah China berencana mengeluarkan izin investasi kekayaan pribadi alias wealth management di perbatasan antara Hong Kong dan wilayah selatan China. Nilanya akan dibatasi hingga 150 miliar yuan atau sekitar US$ 23 miliar untuk masing-masing transaksi, keluar atau masuk Hong Kong. 

Menurut Otoritas Moneter Hong Kong, program yang bertajuk Wealth Management Connect akan memungkinkan penduduk Hong Kong, Makau, dan kota-kota besar di provinsi Guangdong selatan China untuk berinvestasi melintasi perbatasan. Mereka juga akan memiliki kuota individu sebesar 1 juta yuan.

"Program ini akan mengambil pendekatan bertahap, yang kemungkinan ada peningkatan jumlah di masa mendatang," kata juru bicara bank sentral de facto Hong Kong dalam pernyataan surat elektronik kepada Bloomberg, Kamis (22/10). 

Pada tahap awal, produk wealth management yang tersedia akan mencakup produk non-kompleks dengan risiko menengah hingga rendah. Saat ini pembicaraan masih berlangsung antara regulator di tiga yurisdiksi, serta dengan industri keuangan.

Ketua Asosiasi Manajemen Kekayaan Swasta Hong Kong, Amy Lo berharap peluncuran program, yang awalnya menargetkan klien perbankan ritel, akan berlangsung awal tahun depan.

Program yang telah lama ditunggu-tunggu ini diumumkan tanpa rincian pada akhir Juni lalu, tepat sebelum China juga meluncurkan undang-undang keamanan baru di kota itu untuk menindaklanjuti perbedaan pendapat anti-pemerintah.

Hong Kong telah berusaha untuk meyakinkan investor bahwa itu akan tetap menjadi tempat yang stabil setelah diberlakukannya UU tersebut.  Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam melobi untuk integrasi keuangan yang lebih banyak untuk membangun kehadiran Hong Kong sebagai pusat kekayaan pribadi dan sebagai pusat offshore renminbi terkemuka.




TERBARU
Corporate Valuation Model Managing Procurement Economies of Scale Batch 5

[X]
×