kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.944.000   28.000   0,96%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Harga Emas Melonjak Lebih dari 1% Jumat (20/2), Sentimen Ini Menjadi Pemicunya


Sabtu, 21 Februari 2026 / 05:22 WIB
Harga Emas Melonjak Lebih dari 1% Jumat (20/2), Sentimen Ini Menjadi Pemicunya
ILUSTRASI. Harga Emas (REUTERS/Hiba Kola)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia melonjak lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat (20/2/2026), didorong data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan serta pengumuman tarif global baru oleh Presiden AS.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1,5% ke level US$ 5.071,48 per ons troi pada pukul 14.08 waktu setempat (1908 GMT). Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup menguat 1,7% ke US$ 5.080,90 per ons troi.

Baca Juga: Harga Minyak Brent Menguat, Catat Kenaikan Mingguan di Tengah Ketegangan Iran-AS

Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memberlakukan tarif global sebesar 10% selama 150 hari untuk menggantikan sebagian tarif darurat yang sebelumnya dibatalkan Mahkamah Agung AS.

Mahkamah Agung memutuskan bahwa penerapan tarif global luas oleh Trump berdasarkan International Emergency Economic Powers Act melampaui kewenangannya.

Data Ekonomi Melemah

Data menunjukkan ekonomi AS tumbuh melambat tajam menjadi 1,4% secara tahunan pada kuartal IV, jauh di bawah proyeksi ekonom sebesar 3%.

Perlambatan ini dipengaruhi oleh penutupan sebagian pemerintahan (government shutdown) dan melemahnya belanja konsumen.

Baca Juga: Trump Murka ke Mahkamah Agung AS Usai Tarif Global Dibatalkan: “Saya Malu”

Di sisi lain, indeks inflasi pilihan bank sentral AS, Personal Consumption Expenditure (PCE), naik 0,4% pada Desember, lebih tinggi dari ekspektasi kenaikan 0,3%.

Bob Haberkorn, analis senior RJO Futures menilai kombinasi inflasi yang masih bertahan dan pertumbuhan ekonomi yang melemah menciptakan ketidakpastian yang mendukung emas.

“Inflasi masih ada di pasar, tetapi dengan PDB yang lebih rendah, ini menunjukkan ekonomi belum mendekati titik balik. Masih banyak ketidakpastian di ekonomi AS, dan itu mendukung emas,” ujarnya.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga

Pelaku pasar masih memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve, akan memangkas suku bunga dua kali masing-masing 25 basis poin tahun ini, dengan pemangkasan pertama diperkirakan terjadi pada Juni.

Baca Juga: Dunia Waspada! Tarif Dagang Baru AS 10% Ancam Harga Barang & Perdagangan Global

Emas dikenal sebagai aset safe haven yang cenderung menguat di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Logam mulia ini juga biasanya diuntungkan saat suku bunga rendah.

Sementara itu, harga perak spot melonjak 5,8% ke US$ 82,92 per ons troi. Platinum naik 4,5% ke US$ 2.163,53 per ons troi, dan paladium menguat 4% ke US$ 1.751,70 per ons troi.

Selanjutnya: Harga Minyak Brent Menguat, Catat Kenaikan Mingguan di Tengah Ketegangan Iran-AS

Menarik Dibaca: Ucapan HUT BCA ke-69, Berkesan dan Beri Inspirasi Kreatif




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×