kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Trump Perintahkan Pembukaan Arsip UFO, Sebut Publik Berhak Tahu


Sabtu, 21 Februari 2026 / 08:14 WIB
Trump Perintahkan Pembukaan Arsip UFO, Sebut Publik Berhak Tahu
ILUSTRASI. Donald Trump (REUTERS/Jonathan Ernst)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Donald Trump mengatakan akan memerintahkan lembaga federal mulai merilis dokumen pemerintah terkait alien dan objek terbang tak dikenal (UFO), menyusul tingginya minat publik terhadap isu tersebut.

Dalam unggahan media sosial Jumat (20/2/2026), Trump menyebut akan menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan instansi terkait untuk membuka arsip tersebut. Ia menyebut topik itu sebagai hal yang “sangat menarik dan penting”.

Baca Juga: Deretan Perkara Besar di Mahkamah Agung AS, dari Tarif Trump hingga Hak Aborsi

Sebelumnya, Trump tanpa menyertakan bukti menuding mantan Presiden Barack Obama telah mengungkap informasi rahasia saat berbicara soal alien di ruang publik.

Trump menyatakan Obama “melakukan kesalahan besar” dengan membahas isu tersebut.

Dalam wawancara dengan podcaster Brian Tyler Cohen yang dirilis akhir pekan lalu, Obama ditanya apakah alien itu nyata.

“Mereka nyata, tetapi saya belum pernah melihatnya, dan mereka tidak disembunyikan di Area 51. Tidak ada fasilitas bawah tanah kecuali ada konspirasi besar yang disembunyikan dari presiden Amerika Serikat,” kata Obama.

Area 51 adalah fasilitas Angkatan Udara AS di Nevada yang selama bertahun-tahun menjadi bahan spekulasi teori konspirasi terkait keberadaan alien.

Baca Juga: Putusan Mahkamah Agung Soal Tarif Bikin Arah Suku Bunga The Fed Makin Tidak Pasti

Arsip Central Intelligence Agency yang dirilis pada 2013 menyebut lokasi itu merupakan tempat uji coba pesawat mata-mata rahasia.

Tidak ada indikasi dalam pernyataan Obama bahwa ia membuka informasi rahasia. Dalam unggahan Instagram terbaru, Obama juga menegaskan bahwa selama masa kepresidenannya ia tidak menemukan bukti bahwa makhluk luar angkasa pernah melakukan kontak dengan manusia.

“Saya tidak melihat bukti bahwa makhluk luar angkasa telah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!” tulis Obama, seraya menambahkan bahwa secara statistik kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi tinggi mengingat luasnya alam semesta, namun peluang mereka mengunjungi Bumi dinilai kecil karena jarak yang sangat jauh.

Trump sendiri mengaku belum melihat bukti keberadaan alien. “Saya tidak tahu apakah mereka nyata atau tidak,” ujarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pentagon telah menyelidiki laporan UFO. Pada 2022, pejabat militer senior menyatakan tidak menemukan bukti bahwa alien pernah mengunjungi atau jatuh di Bumi.

Baca Juga: Kebijakan Tarif Trump Dibatalkan: Bagaimana Nasibnya Usai Putusan MA?

Laporan Pentagon 2024 juga menyimpulkan bahwa sejak Perang Dunia II tidak ditemukan bukti teknologi luar angkasa dan sebagian besar penampakan UFO merupakan salah identifikasi objek biasa atau fenomena alam.

Sementara itu, situs National Archives and Records Administration menyebutkan bahwa lembaga tersebut menyimpan berbagai arsip terkait UFO dalam sejumlah koleksi dokumen pemerintah.

Selanjutnya: Deretan Perkara Besar di Mahkamah Agung AS, dari Tarif Trump hingga Hak Aborsi

Menarik Dibaca: Google Pixel 10a: Baterai Awet & Layar Lebih Terang, Siap Saingi iPhone




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×