kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Begini update perkembangan kasus Covid-19 di dunia


Minggu, 03 Januari 2021 / 15:21 WIB
Begini update perkembangan kasus Covid-19 di dunia
ILUSTRASI. Kasus corona di Korea Selatan. REUTERS/Heo Ran


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 masih menyebar di berbagai belahan dunia. Libur akhir tahun kemarin, turut meningkatkan angka infeksi. Secara total kini tercatat 84,4 juta kasus positif di dunia dengan angka kematian mencapai 1,8 juta jiwa. 

Dihimpun Bloomberg, Minggu (3/12), New York jadi negara bagian keempat di AS yang angka positif Covid-19 telah melewati satu juta orang, dan lebih dari 30.000 penduduknya meninggal akibat Covid-19. 

Sementara Florida mencatat 31.518 kasus baru selepas malam tahun baru. Ini melewati rekor sebelumnya pada hari Thanksgiving dengan jumlah 17.344 kasus baru. Adapun 217 orang meninggal saat tahun baru, melewati angka saat Natal sebanyak 140 orang, dan Thanksgiving sebanyak 109 orang. 

Di North Carolina angka terinfeksi pun meningkat dua kali lipat sebanyak 18.892 kasus saat tahun baru. Pemerintah setempa juga melaporkan adanya rekor anyar buat pasien yang berada di rumah sakit sebanyak 3.479 orang.

“Kami memulai 2021 dengan posisi yang sangat berbahaya akibat pandemi. Kita harus melaukan semua yang kita bisa untuk melindungi satu sama lain,” ujar Secretary of Helath and Human Service North Carolina Mandy Cohen. 

Di California mencatat ada 53.342 kasus baru yang menjadikan total terinfeksi di wilayah ini menjadi 2,35 juta. Adapun di Golden State bertambah 386 korban jiwa anyar dan menjadikan total meninggal sebanyak 26.357 orang. Adapun rasio positif dari hasil tes mencapai 12,6%, angka tertinggi sejak April 2020 lalu. 

Gubernur Arkansas Asa Hutchinson juga mengakui adanya lonjakan kasus positif akibat libur Nataru. Arkansas mencatat 4.304 kasus baru dan 35 korban jiwa tambahan. “Tiap orang harus punya resolusi untuk mengikuti protokol keseharan tahun ini. Kita harus melakukannya,” ujar Asa. 

Baca Juga: Korea Selatan sudah temukan sembilan kasus varian baru virus corona

Sementara hal berbeda dialkukan Gubernur Wyoming Mark Gordon yang akan kembali membuka restoran, pusat kebugaran di wilayahnya mulai 9 Januari mendatang. Padahal pada DEsember tercatat 223 korban jiwa yang merupakan angka tertinggi yang dicatat Wyoming. 

Meski demikian dari laporan resmi, penetrasi virus di AS tercatat menurun, dimana ada 160.606 kasus baru pada Jumat lalu, lebih rendah dibandingkan angka rata-rata pada minggu sebelumnya sebanyak 188.274 kasus. angka kematian pun menurun dari 2.388 menjadi 2.051 pada minggu lalu. Namun ini bisa jadi karena masih banyak wilayah yang belum memberi laporan akibat libur Nataru. 

Sementara di negara-negara lain seperti Inggirs, Irlandia juga mencatat rekor infeksi baru. Adapun Jerman mencatat 21.000 kasus baru hanya dalam dua hari, dan Yunani memperpanjangan kebijakan pembatasan sosial. 

Inggris mencatat 57.725 kasus baru per hari, angka tertinggi sejak pandemi merebak. Angka rujukan ke rumah sakit pun ikut meningkat tinggi, dan bahkan sampai membuat sejumlah operasi kanker beberapa rumah sakit di London ditunda akibat dipenuhi pasien Covid-19. Di sisi lain Rumah Sakit darurat Nightigales kini juga tengah dikebut pembangunannya dan diprediksi mulai akan menampung pasein Covid-19 pada awal musim semi. 

Pemerintah Inggris akhirnya juga menyetujui skema pemberian lebih dari satu vaksin buat warganya. Tujuannya agr para warga terproteksi maksimal. Sementara Irlandia mencatat 3.394 kasus baru dengan 4 orang meninggal dunia. Rasio ini mendekati angka tertinggi yang dicatat IRlandia pada Maret lalu. 

“Semua tolong tetap berada di rumah kecuali para pekerja penting,” ujar Chief Medical Officer Irlandia Tony Holohan. 

Lonjakan kasus juga terjadi di Jerman dengan mencatat 21.580 kasus baru sejak Sabtu kemarin, dan korban jiwa bertambah 915 orang. Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn juga tengah berencana memperpanjang pembatasan sosial lebih dari jadwal sebelumnya pada 10 Januari 2021.

Pembatasan sosial juga diperpanjang leh Pemerintah Italia untuk kawasan sampai 18 Januari mendatang. Sabtu lalu, Italia melaporkan 364 korban jiwa dan 11.831 kasus positif baru.

Denmark juga menyerukan perpanjangan pembatasan sosial mengingat adanya potensi varian baru Covid-19. Serum Institute mengungkapkan masyarakat mesti waspada atas sejumlah varian baru virus ini. Sabtu lalu, DEnmark juga mencatat angka kematian tertinggi sebanyak 42 orang.

Di Swedia dilaporkan ada 11 kasus baru dari mutasi Covid-19 di Inggris. Pemerintah Swedia kini juga tengah berupaya melacak tranmsisi varian virus baru ini, termasuk yang berasal dari Afrika Selatan. warga dua negara tersebut kini juga dilarang datang ke Swedia. 

Sementara Rusia kini melanjutkan pemberian vaksin dengan total mencapai lebih dari 800.000 orang. Sabtu lalu, Rusia melaporkan 26.301 kasus baru menambah jumlah total kasusu positif menjadi 3,21 juta. Sementara 447 orang meninggal sehingga total menjadi 58.000 jiwa. 

Di Asia, India kini juga telah merestui pengembangan vaksin dari Astra Zeneca dan Universitas Oxford. Langkah pertama pemerintah akan memulai fase inokulasi. Hal berbeda terjadi di Afrika Selatan yang melaporkan akan terjadi keterlambatan distribusi vaksin. pemberian vaksin baru akan bisa diberikan pada kuartal kedua tahun ini untuk 10% populasi negara. 

Adapun negara Afrika lainnya yaitu Zimbabwe berencana untuk memulai satu bulan pembatasan sosial. “Kegiatan berkerumum akan dikurangi maksimal hingga 30 orang. Sementara acara pemakaman, pernikahan, keagamaan, bar, pusat kebugaram, restoran akan dilarang buka selama sebulan,” ujar Wakil Presiden Constatino Chiwenga. 

Selanjutnya: Peringatan WHO untuk orang yang telah terima vaksin corona: Tetap waspada!




TERBARU

[X]
×