kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Beijing: Amerika kerap bikin masalah di seluruh dunia, termasuk Laut China Selatan


Kamis, 23 Juli 2020 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Kapal selam AS di Laut China Selatan. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist Seaman Brandon L. Harris)


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pernyataannya itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington terkait Laut China Selatan yang disengketakan. Jalur air yang strategis dan kaya sumber daya telah menjadi titik api militer potensial setelah AS secara resmi menolak klaim Beijing atas sebagian besar Laut China Selatan, bagian yang juga diklaim oleh Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei dan Taiwan.

Baca Juga: Menlu AS: Amerika ingin bangun koalisi untuk melawan tingkah China yang 'memalukan'

Spekulasi yang berkembang menunjukkan bahwa Vietnam, pengkritik regional paling vokal terhadap klaim teritorial Beijing yang luas, dapat mengikuti Filipina dan mengajukan gugatan internasional terhadap klaim China atas perairan. Pada 2016, pengadilan internasional di Den Haag membatalkan klaim-klaim itu dalam kasus yang diajukan Filipina, tetapi Beijing menolak mengakui putusan itu.

Baca Juga: Di tengah ketegangan, Menteri Pertahanan AS berharap bisa kunjungi China

Wang mengangkat masalah Laut China Selatan dengan Pham pada hari Selasa, dengan mengatakan kedua tetangga harus mengelola perselisihan melalui dialog.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×