kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

Belanja Liburan Masyarakat China di Libur Imlek Mencapai Rp 1.957 Triliun


Selasa, 24 Februari 2026 / 19:57 WIB
Belanja Liburan Masyarakat China di Libur Imlek Mencapai Rp 1.957 Triliun
ILUSTRASI. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China mengumumkan, perjalanan domestik selama liburan tercatat mencapai 596 juta perjalanan (dok./https://www.pexels.com/Tuan Vy)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Libur Tahun Baru Imlek selama sembilan hari di China ternyata sukses mendorong perjalanan domestik dan pengeluaran konsumen. Kondisi ini sesuai harapan pemerintah, yang mengharapkan libur yang lebih panjang akan mendorong rumah tangga bepergian, berbelanja, dan mencari hiburan.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China mengumumkan, Selasa (24/2/2026), perjalanan domestik selama liburan tercatat mencapai 596 juta perjalanan. Selain itu, total pengeluaran pariwisata mencapai 803,5 miliar yuan, sekitar Rp 1.957,14 triliun.

Reuters melaporkan, mengutip data kementerian, total perjalanan dan belanja pariwisata naik hampir 19% dari periode liburan yang sama tahun lalu, yang lebih pendek satu hari. Namun, pengeluaran pariwisata domestik per perjalanan turun 0,2%.

Baca Juga: Apple Akan Memindahkan Sebagian Produksi Mac Mini dari Asia, Ada Apa?

Kerumunan pelancong tampak memadati tempat-tempat wisata utama, dari Tembok Besar di Beijing hingga bentang alam Danxia di Guangdong. Bahkan desa-desa kecil di Fujian dipenuhi wisatawan yang tertarik oleh kegiatan rakyat tradisional seperti you shen, yakni parade untuk menghormati dewa-dewa lokal.

Liu Jian, seorang warga Beijing berusia 32 tahun, mengatakan ia bermaksud pergi ke Tangshan, yang berjarak dua jam perjalanan dari Beijing, untuk menyaksikan pertunjukan kembang api besi cair tradisional, tetapi gagal mendapatkan tiket.

"Tiketnya 98 yuan, jauh lebih mahal dari biasanya yang hanya 38 yuan, tetapi mereka memiliki banyak pertunjukan khusus Festival Musim Semi, jadi tempat itu populer. Tiketnya langsung habis begitu mulai dijual, dan saya tidak bisa mendapatkannya," kata Liu Jian.

Baca Juga: Libur Imlek, China Prediksi Rekor 9,5 Miliar Perjalanan Penumpang

Di provinsi Sichuan, kawasan wisata Jiuzhaigou melaporkan telah menerima 182.700 pengunjung selama Festival Musim Semi hingga 23 Februari, meningkat 17,7% dari liburan tahun lalu.

Demikian pula, Zhangjiajie, taman pegunungan populer di China tengah, melalui akun WeChat resminya, mengatakan jumlah pengunjung dalam lima hari pertama liburan meningkat 10,27% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kota-kota besar juga melaporkan hasil yang solid. Otoritas Shanghai mengatakan kota itu menyambut 21,67 juta pengunjung selama liburan, naik 8,36%. Sementara pengeluaran terkait pariwisata mencapai 25,6 miliar yuan, naik 20,9%. Beijing melaporkan 19,84 juta pengunjung dan total pengeluaran pariwisata sebesar 33,14 miliar yuan.

Baca Juga: Berapa Hari Libur Imlek 2026? Cek Jadwalnya Sesuai SKB 3 Menteri

Platform perjalanan mengatakan kota-kota tingkat bawah dan destinasi setingkat kabupaten mendapat manfaat dari pencarian suasana liburan yang lebih tradisional. LY.COM mengatakan, Guangdong muncul sebagai jawara dalam perjalanan bernuansa Tahun Baru, dengan pemesanan hotel di beberapa destinasi seperti Shantou meningkat lebih dari 80% dari tahun sebelumnya.

Sektor kuliner juga menunjukkan kinerja yang baik, dengan pendapatan penjualan di bisnis katering utama yang dipantau oleh Kementerian Perdagangan meningkat sebesar 5,2%, dibandingkan dengan liburan tahun lalu.

Jaringan restoran hotpot Haidilao mengatakan telah melayani lebih dari 7 juta pelanggan di seluruh negeri dalam lima hari pertama liburan, dengan lalu lintas pada Malam Tahun Baru Imlek dan hari pertama tahun baru meningkat lebih dari 10% dari periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Mudik Imlek 2026 di China Diprediksi Pecahkan Rekor, Tembus 9,5 Miliar Perjalanan

Merek ayam goreng ala Tiongkok, Lin Yu Fried Chicken, mengatakan lonjakan orang yang pulang kampung untuk Festival Musim Semi meningkatkan konsumsi di pasar-pasar tingkat bawah, dengan gerai-gerainya menerima lebih dari 3,7 juta kunjungan selama periode liburan.

Salah satu gerai merek tersebut yang terletak di daerah wisata Rizhao di provinsi Shandong melaporkan volume pesanan naik hampir tujuh kali lipat dibanding hari-hari biasa.

Selanjutnya: Perjanjian Dagang RI-AS, Celios: Melemahkan Industri Media

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Padang, Jangan Salah Waktu


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×