kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Libur Imlek, China Prediksi Rekor 9,5 Miliar Perjalanan Penumpang


Kamis, 29 Januari 2026 / 11:05 WIB
Diperbarui Kamis, 29 Januari 2026 / 11:06 WIB
Libur Imlek, China Prediksi Rekor 9,5 Miliar Perjalanan Penumpang
Instalasi cahaya di Festival Lentera Internasional Zigong ke-32 menjelang Tahun Baru Imlek (REUTERS/Maxim Shemetov)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China memperkirakan jumlah perjalanan penumpang selama libur Tahun Baru Imlek akan mencetak rekor baru. Pemerintah setempat memproyeksikan sekitar 9,5 miliar perjalanan terjadi sepanjang periode mudik dan liburan Festival Musim Semi tahun ini.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencatat 9,02 miliar perjalanan domestik, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan upaya pemerintah mendorong konsumsi dalam negeri.

Periode perjalanan libur Imlek berlangsung selama 40 hari, yang menjadi momentum mobilitas terbesar tahunan di China. 

Baca Juga: Liburan Imlek China Berubah Arah: Jepang Dilarang, Seoul Dipilih!

Tahun ini, pemerintah untuk pertama kalinya memperpanjang libur resmi Tahun Baru Imlek menjadi sembilan hari, yang akan berlangsung pada 15–23 Februari. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong belanja masyarakat dan aktivitas sektor jasa.

Sektor perjalanan dan pariwisata menjadi salah satu fokus utama dalam strategi baru China yang berbasis konsumsi jasa, guna memperkuat permintaan domestik di tengah tantangan ekonomi global.

Lonjakan mobilitas selama libur Imlek juga kerap dijadikan indikator kondisi ekonomi China, sekaligus menjadi ujian bagi sistem transportasi nasional yang sangat besar.

Dari sisi moda transportasi, jumlah penumpang kereta api diperkirakan mencapai 540 juta perjalanan, sementara penerbangan diproyeksikan menyentuh 95 juta perjalanan. 

Baca Juga: Boneka Kuda Menangis Viral di China, Jelang Perayaan Tahun Baru Imlek

Kedua angka tersebut diperkirakan melampaui rekor tertinggi sebelumnya untuk periode yang sama.

Pemerintah China memastikan kapasitas transportasi akan ditingkatkan, terutama di rute-rute padat dan wilayah tujuan favorit, guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan perjalanan masyarakat selama libur panjang tersebut.

Selanjutnya: Selain Goldman Sach, UBS Juga Pangkas Peringkat Saham Indonesia

Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Ini Proyeksi dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Kamis (29/1)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×