Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi
Secara lebih luas, risiko regulasi untuk perusahaan China menunjukkan sedikit tanda akan mereda. Beijing dikatakan sedang menyusun peraturan untuk secara efektif melarang perusahaan go public di pasar saham asing melalui entitas kepentingan secara variabel.
Sementara pemerintah AS mendorong upaya untuk mengeluarkan perusahaan China dari bursa saham Amerika jika tidak mematuhi persyaratan terkait pembukaan data secara transparan ke pemerintah.
Kepala eksekutif Stonehorn Global Partners Sam Le Cornu memperingatkan dalam sebuah wawancara, jalan ke depan untuk industri teknologi China kemungkinan akan tetap berbatu. Apalagi China berencana memperketat cengkeraman data besar.
Data tersebut memuat penyelidikan korupsi besar-besaran ke industri keuangan China, peraturan baru tentang kasino Makau dan nasib pengembang properti yang terlilit hutang seperti China Evergrande Group.
"Jika Anda terus menempatkannya pada ketidakpastian, orang - orang tidak akan membeli saham ini," terangnya.













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)