kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Bertenaga nuklir, dua kapal selam Rusia siap bawa rudal jelajah 4.000 km


Sabtu, 29 Agustus 2020 / 00:08 WIB
ILUSTRASI. Kapal selam Rusia terlihat melintas di Sungai Neva di Kota St. Petersbug, Rusia, 27 Juli 2012.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Rusia baru memiliki satu kapal selam kelas Yasen yang beroperasi, Severodvinsk. Kapal penjelajah bawah air bertenaga nuklir Proyek 885 itu mulai bergabung dengan Armada Utara Rusia pada 2014.

Sementara kapal kelas Yasen-M yang Rusia modernisasi pertama, Kazan, saat ini sedang menjalani uji coba laut. Kazan akan bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada akhir 2020.

Lima kapal selam lainnya dalam Proyek 885M berada pada berbagai tahap konstruksi di Sevmash Shipyard, bagian dari United Shipbuilding Corporation. Yakni, Novosibirsk, Krasnoyarsk, Arkhangelsk, Perm, dan Ulyanovsk.

Baca Juga: Putin: Angkatan Laut Rusia akan dipersenjatai nuklir hipersonik dan drone bawah laut

Kecuali Voronezh dan Vladivostok, kapal selam Proyek 885 dan 885M lainnya dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr-PL juga Oniks. Tapi pada akhirnya, akan membawa rudal hipersonik Tsirkon sebagai senjata dasar mereka.

Kelas Yasen dan Yasen-M adalah kapal selam multiguna generasi ke-4 pertama untuk Angkatan Laut Rusia. Selain itu, paling mahal dan secara teknis paling maju di Angkatan Laut Rusia.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×