kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.575   -83,00   -0,47%
  • IDX 6.651   -35,53   -0,53%
  • KOMPAS100 872   -4,74   -0,54%
  • LQ45 661   -4,84   -0,73%
  • ISSI 233   -0,96   -0,41%
  • IDX30 368   -3,44   -0,93%
  • IDXHIDIV20 455   -3,39   -0,74%
  • IDX80 99   -0,64   -0,64%
  • IDXV30 127   -0,76   -0,60%
  • IDXQ30 118   -1,00   -0,84%

Bezos, Gates bahkan Buffett kehilangan puluhan triliun akibat kejatuhan Wall Street


Selasa, 10 Maret 2020 / 06:35 WIB
ILUSTRASI. Bos Amazon Jeff Bezos dan Bos Microsoft Bill Gates


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  NEW YORK. Kejatuhan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Senin (9/3) menjadi pukulan besar bagi para miliarder dunia. Penurunan 2.000 poin Indeks Dow Jones Industrial Average telah menghapus hampir US$ 24 miliar atau setara Rp 345 triliun (kurs Rp 14.393 per dolar AS) dari kekayaan bersih lima orang terkaya di dunia.

Mengutip New York Post, Selasa (10/3) Bos Amazon, Jeff Bezos, orang terkaya yang masih hidup, kehilangan US$ 5,6 miliar atau sekitar Rp 80,6 triliun saat memulai pekan ini, kekayaannya menyusut menjadi lebih dari US$ 111,3 miliar dari sebelumnya sebesar US$ 117 miliar, menurut Forbes.

Baca Juga: Wall Street tumbang lebih dari 7%, kekhawatiran resesi membayangi pasar keuangan

Orang terkaya nomor dua sejagat, Bill Gates juga mengalami Senin kelabu. Gates kehilangan US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 54,6 triliun pada hari Senin, menyeret kekayaannya turun menjadi US$ 104,4 miliar.

Tetapi pihak yang paling terpukul akibat rontoknya bursa saham pada pagi hari Senin adalah orang terkaya ketiga dunia, pemilik tokoh mewah asal Prancis, Bernard Arnault, yang kekayaan bersihnya menukik US$ 6 miliar atau sekitar Rp 86 triliun, yang menggerus nilai kekayaannya menjadi US$ 92,6 miliar, menurut Forbes.

Bahkan investor legendaris Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway dan orang terkaya keempat di dunia, tak luput dari kejatuhan Wall Street. Kekayaan Oracle of Omaha tersebut turun US$ 5,4 miliar atau sekitar Rp 77,7 triliun pada hari Senin, menjadi US$ 76,2 miliar.

Baca Juga: Badai sempurna: Market cap bursa AS menguap US$ 5 triliun tersapu corona dan minyak




TERBARU

[X]
×