kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.916   25,00   0,15%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

Netanyahu Ancam Pemimpin Baru Iran: Siapa Target Israel Selanjutnya?


Jumat, 13 Maret 2026 / 05:19 WIB
Netanyahu Ancam Pemimpin Baru Iran: Siapa Target Israel Selanjutnya?
ILUSTRASI. Netanyahu beri sinyal ancaman pada Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi baru Iran. (REUTERS/Office of the Iranian Supreme Le)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (12/3/2026) mengisyaratkan ancaman terhadap pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pengakuannya bahwa perang udara Israel bersama Amerika Serikat kemungkinan belum tentu mampu menggulingkan pemerintahan ulama di Teheran.

Seperti yang dilansir Reuters, dalam konferensi pers pertamanya sejak perang dimulai, Netanyahu mengatakan Iran “tidak lagi sama” setelah hampir dua pekan digempur serangan udara. Menurutnya, serangan tersebut telah memberikan pukulan besar terhadap Islamic Revolutionary Guard Corps serta kelompok paramiliter Basij.

Ia juga menegaskan Israel akan terus menyerang kelompok militan Lebanon Hezbollah. Kelompok yang didukung Iran itu sebelumnya melancarkan serangan pada 2 Maret untuk membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei (ayah dari Mojtaba Khamenei) pada awal konflik.

Saat berdiri di depan dua bendera Israel dan menjawab pertanyaan wartawan melalui sambungan video, Netanyahu ditanya mengenai kemungkinan tindakan Israel terhadap Mojtaba Khamenei maupun pemimpin Hezbollah Naim Qassem.

Netanyahu menjawab secara tidak langsung, dengan mengatakan ia tidak akan memberikan “jaminan keselamatan” bagi para pemimpin organisasi yang dianggap Israel sebagai kelompok teroris.

“Saya tidak akan memberikan laporan rinci tentang apa yang sedang kami rencanakan atau apa yang akan kami lakukan,” ujarnya.

Ketika Netanyahu berbicara, sirene peringatan serangan rudal dari Iran terdengar di berbagai wilayah Israel bagian tengah.

Baca Juga: Pernyataan Resmi Perdana Mojtaba Khamenei: Selat Hormuz akan Tetap Ditutup!

Israel Targetkan Program Nuklir Iran

Israel menyatakan tujuan serangan militernya ke Iran adalah untuk menghilangkan ancaman yang dianggap eksistensial dari program nuklir dan rudal balistik Teheran. Selain itu, Israel juga berharap tekanan militer tersebut dapat mendorong rakyat Iran untuk bangkit dan menggulingkan pemerintahannya.

Meski banyak warga Iran menginginkan perubahan dan sebagian sempat merayakan kematian Ali Khamenei, hingga kini belum terlihat tanda-tanda protes besar sejak perang dimulai.

Ketika ditanya apakah Israel mendukung kelompok oposisi di Iran dan apakah upaya menjatuhkan pemerintah Teheran bisa gagal, Netanyahu mengatakan bahwa meskipun rezim tidak runtuh, pemerintah Iran tetap akan melemah.

Ia menegaskan Israel sedang menciptakan kondisi yang dianggap optimal untuk menggoyang pemerintahan Iran. Namun, menurutnya, kejatuhan rezim pada akhirnya hanya bisa terjadi dari dalam negeri Iran sendiri.

Tonton: Iran Hujani Israel 3 Jam Nonstop! Rudal Khorramshahr Dikerahkan Besar-Besaran

“Rezim digulingkan dari dalam,” kata Netanyahu. “Namun kami bisa membantu, dan kami memang sedang membantu.”




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×