kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Bidik US$ 3 Miliar, IPO Hyundai Diprediksi Pecah Rekor di India


Selasa, 18 Juni 2024 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. PT Hyundai Motors Indonesia resmi memperkenalkan New Palisade XRT


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - Produsen mobil asal Korea, Hyundai Motor Co. tengah merencanakan penawaran saham perdananya pada India. Jika aksi korporasi ini terwujud, diperkirakan ini bisa memecahkan rekor tertinggi.

Menurut rancangan prospektus red hearing, disebutkan Hyundai akan menjual 17,5% sahamnya di Hyundai Motor India Ltd. Jumlah tersebut akan menyaingi pencatatan saham Life Insurance Corp. of India pada tahun 2022 untuk rekor IPO terbesar di negara tersebut.

“IPO ini mengirimkan “pesan yang jelas bahwa investasi Hyundai Motor di India akan meningkat,” kata Shin Yoonchul, seorang analis di Kiwoom Securities Co seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (17/6).

Baca Juga: Hyundai Motor Ajukan Rencana IPO di India, Potensi Incar Dana Hingga US$ 3 Miliar

Hyundai menganggap India sebagai pasar pertumbuhan yang penting karena mereka memiliki dua unit manufaktur dan telah menginvestasikan US$5 miliar, dengan komitmen untuk menambah tambahan $4 miliar selama dekade berikutnya.

Sayangnya rancangan prospektus Hyundai yang diajukan tidak memberikan rincian harga IPO atau penilaian perusahaan, namun sumber mengatakan Hyundai bertujuan untuk mengumpulkan sekitar $2,5 hingga $3 miliar dengan penilaian hingga $30 miliar. Hyundai, pembuat mobil terbesar kedua di India setelah Maruti Suzuki, tidak akan menerbitkan saham baru dalam IPO, yang akan melibatkan perusahaan induknya di Korea Selatan untuk menjual sebagian sahamnya di unit yang dimiliki sepenuhnya kepada ritel dan investor lain.

Induk perusahaan asal Korea Selatan itu akan menjual hingga 142 juta dari total 812 juta saham atau 17,5% dalam IPO. Sumber mengatakan persentase akhir mungkin lebih rendah.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×