kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Bikin heboh lagi, Donald Trump tidak siap membuat deal perdagangan dengan China


Sabtu, 10 Agustus 2019 / 08:02 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump kembali membuat heboh. Trump bilang dia tidak siap untuk membuat kesepakatan dengan China.


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON.  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan yang bikin bingung pasar. Jumat (9/8), Trump mengatakan dia tidak siap untuk membuat kesepakatan dengan China.

Bahkan, Trump malah mempertanyakan lagi soal kelanjutan perundingan perdagangan AS dengan China pada bulan September mendatang. Komentar Trump ini menghidupkan kembali kekhawatiran di pasar keuangan bahwa sengketa bilateral perdagangan dua raksasa ekonomi dunia itu tidak mungkin berakhir dalam waktu dekat

Bukan itu saja. Trump juga menebarkan kebingungan dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan melakukan bisnis dengan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies.

Baca Juga: Indeks bursa Wall Street terpeleset pernyataan Donald Trump lagi soal perdagangan

Namun kemudian pejabat Gedung Putih mengklarifikasi ini bahwa Trump merujuk pada larangan pembelian peralatan Huawei oleh pemerintah AS, bukan penjualan komponen perusahaan AS ke Huawei.

"Kami sedang berbicara dengan China. Kami belum siap untuk membuat kesepakatan - tetapi kami akan melihat apa yang terjadi," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat untuk penggalangan dana di Long Island, New York seperti dilaporkan Reuters.

Baca Juga: Peringatan Moody's: Hati-hati, risiko resesi global semakin meningkat

"Tiongkok ingin melakukan sesuatu, tetapi saya belum siap untuk melakukan apa pun. Dua puluh lima tahun pelecehan - saya belum siap begitu cepat, jadi kita akan lihat bagaimana hasilnya," kata Trump lagi.




TERBARU

[X]
×