kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.744   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.578   52,68   0,81%
  • KOMPAS100 860   8,60   1,01%
  • LQ45 652   7,76   1,21%
  • ISSI 230   1,30   0,57%
  • IDX30 365   4,59   1,27%
  • IDXHIDIV20 449   6,47   1,46%
  • IDX80 98   1,03   1,06%
  • IDXV30 125   0,92   0,75%
  • IDXQ30 116   1,53   1,33%

Bocoran WHO soal calon vaksin Covid-19 generasi baru, bisa dihirup lewat hidung


Jumat, 22 Januari 2021 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membocorkan jenis-jenis vaksin Covid-19 baru yang masih dalam pengembangan. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membocorkan jenis-jenis vaksin Covid-19 baru yang masih dalam pengembangan. Menurut Kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan, calon-calon vaksin virus corona generasi baru ini memiliki sifat berbeda-beda dibandingkan yang beredar sekarang. 

Dia mengatakan, ada vaksin corona dalam pengembangan yang hanya butuh satu suntikan, dihirup lewat hidung, dan mungkin lebih terjangkau. 

"Mungkin ada banyak vaksin yang memiliki keunggulan dibandingkan generasi pertama," kata Swaminathan dikutip dari AFP, Rabu (20/1/2021). 
"Yang ingin kami lihat adalah pencegahan penyakit. Pencegahan infeksi adalah pertanyan lain. Tapi itu sekunder," tambahhya. 

"Kami akan belajar tentang seberapa efektif vaksin ini sebenarnya mencegah penyebaran infeksi dari orang ke orang." 

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 secara mandiri akan menjadi kenyataan

Dia menambahkan, beberapa vaksin menghasilkan kekebalan yang mensterilkan; mereka menghentikan infeksi, mencegah penyakit. Tapi, "Beberapa vaksin tidak menghentikan infeksi tetapi mencegah penyakit," imbuhnya. 

"Saat ini, kami masih menunggu hasil penelitian untuk mengetahui vaksin Covid mana yang benar-benar akan berhasil mencegah infeksi.Mudah-mudahan, seharusnya demikian," lanjut Swaminathan. 

Baca Juga: Pasca vaksinasi corona Sinovac, ini reaksi yang banyak muncul di Indonesia




TERBARU

[X]
×