kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45825,81   2,76   0.34%
  • EMAS948.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Bukan lagi kebijakan 1 anak, China dorong warganya punya 3 anak


Kamis, 22 Juli 2021 / 09:06 WIB
Bukan lagi kebijakan 1 anak, China dorong warganya punya 3 anak
ILUSTRASI. Pemerintah China pada Selasa (20/7/2021) merilis kebijakan yang mengizinkan pasangan untuk memiliki tiga anak. REUTERS/Aly Song

Sumber: People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pemerintah China pada Selasa (20/7/2021) merilis kebijakan yang mengizinkan pasangan untuk memiliki tiga anak. Terkait hal ini, China meluncurkan sejumlah langkah-langkah dukungan, mulai dari keringanan pajak hingga lebih banyak pembibitan dan cuti kerja yang fleksibel untuk mendorong kelahiran.

Melansir People's Daily, kebijakan untuk meningkatkan angka kelahiran untuk mempromosikan pembangunan populasi jangka panjang dan seimbang, tertanggal 26 Juni 2021, diadopsi oleh Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Dewan Negara.

Mengingatkan saja, China telah menyesuaikan kebijakan keluarga berencana satu anak selama beberapa dekade terakhir. Kebijakan dua anak diperkenalkan sebagian pada tahun 2013 dan diterapkan sepenuhnya pada tahun 2015. 

Menurut sensus penduduk terbaru, perubahan kebijakan ini telah mengakibatkan kelahiran lebih dari 10 juta anak kedua di negara ini.

Baca Juga: Ini ancaman China bagi warganya yang tidak mau divaksin Covid-19, apa itu?

Pengamat mengatakan campuran kebijakan baru akan membantu meringankan beban - baik fisik dan keuangan - pada orang dewasa muda pada usia subur. Selain itu, kebijakan ini juga berkontribusi untuk mempertahankan pertumbuhan populasi jangka panjang dan seimbang.

"Sangat penting untuk menerapkan kebijakan tiga anak dan langkah-langkah pendukung di China untuk lebih beradaptasi dengan perubahan baru dalam struktur populasi dan persyaratan untuk pembangunan berkualitas tinggi," kata keputusan itu.

Baca Juga: Dongkrak angka kelahiran, China bolehkan pasangan suami istri punya 3 anak

Menurut kebijakan tersebut, pada tahun 2025, China pada dasarnya akan membentuk sistem kebijakan yang secara aktif mendukung kelahiran dengan layanan yang lebih baik dan biaya yang lebih rendah dalam melahirkan, perawatan dan pendidikan. Rasio jenis kelamin bayi baru lahir akan lebih seimbang dan struktur penduduk akan membaik.

Pada tahun 2035, negara ini akan lebih meningkatkan kebijakan dan peraturannya untuk mengamankan perkembangan populasi jangka panjang yang stabil, serta struktur populasinya.


Tag


TERBARU

[X]
×