kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Inflasi Konsumen China Naik 0,2% pada Januari, Deflasi Produsen Mulai Mereda


Rabu, 11 Februari 2026 / 09:10 WIB
Inflasi Konsumen China Naik 0,2% pada Januari, Deflasi Produsen Mulai Mereda
ILUSTRASI. Yuan China (REUTERS/Carlos Barria)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - China mencatat kenaikan harga konsumen pada Januari, sementara tekanan deflasi di tingkat produsen menunjukkan tanda-tanda pelonggaran.

Data yang dirilis Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) pada Rabu (11/2/2026) menunjukkan perekonomian terbesar kedua dunia itu masih menghadapi tantangan pemulihan permintaan domestik.

Baca Juga: Yen Menguat Rabu (11/2) Pagi, Dolar Goyah Jelang Data Tenaga Kerja AS

Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) China tercatat naik 0,2% secara tahunan (YoY) pada Januari.

Angka ini melambat dibandingkan kenaikan 0,8% pada Desember, serta berada di bawah ekspektasi survei Reuters yang memperkirakan inflasi sebesar 0,4%.

Secara bulanan (month-on-month), CPI juga naik 0,2%, tidak berubah dari bulan sebelumnya dan kembali meleset dari perkiraan pasar yang memperkirakan kenaikan 0,3%.

Sementara itu, Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) masih berada di zona deflasi, namun dengan laju penurunan yang lebih ringan.

Baca Juga: Harga Emas dan Perak Naik Rabu (11/2) Pagi, Seiring Turunnya Imbal Hasil AS

PPI tercatat turun 1,4% secara tahunan pada Januari, membaik dibandingkan kontraksi 1,9% pada Desember dan sedikit lebih baik dari perkiraan pasar yang memprediksi penurunan 1,5%.

Pelemahan deflasi produsen ini mengindikasikan adanya perbaikan bertahap pada sektor industri, meskipun tekanan terhadap harga masih berlanjut.

Data tersebut menegaskan bahwa pemulihan ekonomi China tetap berjalan tidak merata, dengan permintaan konsumen yang masih relatif lemah di tengah upaya pemerintah menopang pertumbuhan.

Selanjutnya: Rekomendasi Film Romcom Terbaru, Dijamin Bikin Baper dan Terhibur

Menarik Dibaca: Rekomendasi Film Romcom Terbaru, Dijamin Bikin Baper dan Terhibur




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×