kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bukan serangan Israel tapi virus corona membuat Gaza lockdown


Selasa, 25 Agustus 2020 / 17:00 WIB
Bukan serangan Israel tapi virus corona membuat Gaza lockdown
ILUSTRASI. Orang-orang ke pantai menyusul pelonggaran pembatasan penyakit virus corona (COVID-19) di Kota Gaza, 3 Juli 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - GAZA. Penguncian alias lockdown terjadi di Gaza pada Selasa (25/8), setelah mengonfirmasi kasus pertama virus corona baru wilayah Palestina dengan dua juta penduduk tersebut.

Otoritas kesehatan Gaza, wilayah di bawah kendali Hamas, prihatin dengan kombinasi kemiskinan, kamp pengungsi yang padat penduduk, dan fasilitas rumah sakit yang terbatas dalam menangani wabah virus corona.

Melansir Reuters, seorang juru bicara Pemerintah Gaza mengatakan, empat kasus virus corona terkonfirmasi dalam satu keluarga di kamp pengungsi.

Baca Juga: Singapura catat 31 kasus baru, angka harian terendah sejak Maret

Otoritas kesehatan Gaza menambahkan, seorang wanita dari keluarga tersebut positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke Tepi Barat. Saat ini, mereka sedang melakukan pelacakan kontak untuk membendung penyebaran infeksi.

Ini merupakan kasus pertama di Gaza yang tidak melibatkan orang-orang yang menjalani karantina di fasilitas perbatasan, setelah menyeberang dari Mesir dan Israel.

Baik Mesir maupun Israel mempertahankan pembatasan ketat di perbatasan Gaza, membuat warga wilayah Palestina dengan sedikit akses ke dunia luar selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Peneliti Hong Kong melaporkan pasien Covid-19 yang telah sembuh kembali terinfeksi

Tidak ada perang yang pernah memaksa orang-orang menerapkan jam malam yang ketat


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×